Kepatuhan Pelayanan Publik Pemprov Sulsel Menempati Urutan Peringkat ke-24

Baaca.id, MAKASSAR – Pemprov Sulsel berada pada peringkat ke-24 dalam kepatuhan standar pelayanan publik. Peringkat ini mengingatkan Sulsel untuk tetap waspada dalam Zona Kuning.

Subhan Djoer, Ketua Ombudsman Sulsel, mengatakan Pemprov Sulsel dua kali meraih meraih peringkat terbaik di Indonesia. Tahun 2014 dan 2017 di bawah nahkoda Syahrul Yasin Limpun, sekarang menjabat sebagai menteri Pertanian Republik Indonesia.

“2021 terjun bebas di peringkat 24. Itu artinya ada kelalaian dalam arti bahwa kita perlu kembali mereview ternyata pelayanan publik provinsi itu semakin menurun,” ujar Subhan

Menurut Subhan, ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih belum mengikuti standar pelayanan publik. Misalnya di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan yang dinilai masih jauh dari harapan.

“Memang ini menjadi atensi bagi Plt Gubernur yang sebentar lagi akan menjadi gubernur untuk bagaimana kemudian memperbaiki. Ini bukan sesuatu yang biasa-biasa saja,” tegasnya.

Subhan mengemukakan, jika pemerintah tidak berjalan dengan baik, maka akan berpengaruh pada kualitas pelayanan publik. Pelayanan Publik sangat erat kaitannya dengan pemerintahan.

Pelayanan publik itu memang arahnya pemerintahan. Pelayanan publik akan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan penilaian atas pelayanan yang diberikan,” tambahnya.

 

 

 

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button