Ketua GMNI Sulbar: Evaluasi Kepala OPD yang Tidak Bekerja Maksimal Pasca Gempa

Baaca.id, MAMUJU — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat mengkritik keras Pemerintah Provinsi Sulbar yang dinilai sangat lamban dalam melakukan pemulihan ekonomi pasca gempa.

Salah satu yang dikritik GMNI Sulbar yaitu bantuan yang tidak tersalur secara maksimal. Mereka menyayangkan karena hingga saat ini terlihat bantuan masih menumpuk di posko utama satgas penanganan gempa Sulbar.

Melihat hal itu, Ketua DPD GMNI Sulbar, Sugiarto Albert meminta Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengambil langkah tegas atas sejumlah bawahannya yang tidak bekerja secara maksimal dalam penanggulangan bencana.

“Saya menilai pemerintah provinsi hanya pangku kaki alias tidak melakukan langkah-langkah mengantisipasi dan melakukan pembelian ekonomi dan sosial di masyarakat pasca gempa. Itu terlihat dari beberapa pengelolaan posko yang tidak maksimal hasilnya,” ungkap Sugiarto, Rabu (17/2/2021).

Sugiarto meminta gubernur untuk mengevaluasi sejumlah kepala OPD yang selama ini tidak bekerja dengan baik. “Terutama Kepala BPBD Sulbar yang tidak menunjukkan fungsinya. Seharusnya dia mengambil langkah-langkah preventif untuk kemudian melakukan penanganan bencana,” tegas Sugiarto.

Menurut Sugiarto, saat ini pihaknya melihat banyak masalah sosial bermunculan pasca gempa, seperti kesulitan ekonomi, kesehatan, pendidikan. Bahkan sejumlah  karyawan di-PHK.

“Saya meminta transparansi pengelolaan dana bantuan dari berbagai pihak yang mana saat ini masyarakat sangat menanti kejujuran bapak-bapak semua yang ada di kursi tata pemerintahan,” tutupnya. (syarif)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button