Kenali Komponen Differential dalam Mobil Anda

Baaca.id – Komponen differential merupakan salah satu komponen sistem pemindah tenaga (power train system) dari suatu kendaraan.

Komponen ini sangat penting untuk dapat menguraikan tenaga, sehingga dapat memaksimalkan kinerja mesin dengan lebih maksimal.

Nah untuk dapat mengetahui lebih jelasnya mengenai setiap komponen differential dalam sebuah mobil, simak artikel ini sampai habis.

Axle Housing

Axle housing adalah komponen differential yang berfungsi sebagai pelindung bagi seluruh komponen gardan.

Axle housing umumnya terbuat dari plat baja tebal yang kuat, sehingga mampu menjadi tumpuan duduk bagi seluruh komponen gardan.

Axle Shaft

Axle shaft adalah komponen differential yang sering juga disebut as roda.

Axle shaft ini berfungsi untuk meneruskan putaran yang dihasilkan oleh side gear, yang digunakan untuk memutar roda.

Terdapat dua axle shaft yang dipasang pada komponen differential ini. Axle shaft sebelah kiri terhubung dengan roda kiri dan side gear di sisi kiri, sedangkan axle shaft kanan terhubung dengan roda kanan dan side gear di sebelah kanan.

Differential case carrier merupakan komponen gardan yang dipasang tepat di tengah-tengah ring gear. Fungsi differential case adalah sebagai tempat kedudukan pinion gear dan side gear.

Side Gear

Adapun Side gear adalah komponen differential yang terletak di dalam differential case carrier, yang dipasang di sisi kanan dan kiri pinion gear. Side gear ini terhubung langsung dengan axle shaft (as roda) dari mobil.

Fungsi dari side gear ini adalah untuk meneruskan putaran dari pinion gear menuju ke roda mobil.

Baca Juga:

Pinion Gear

Pinion gear adalah komponen differential yang dipasang di sebuah poros/as roda, tepat pada differential case carrier. Pinion gear ini terpasang di komponen differential case dengan menggunakan sebuah as yang disebut pinion gear shaft.

Pinion gear ini dipasang berdampingan dengan side gear, dan terhubung langsung dengan differential case melalui sebuah as/ shaft, sehingga ketika pinion gear berputar, maka side gear yang terhubung dengan as roda akan ikut berputar. Fungsi dari pinion gear ini adalah untuk membuat perbedaan putaran pada side gear sisi kanan dan side gear sisi kiri, ketika salah satu roda/ban mengalami perbedaan beban akibat mobil berbelok.

Ring Gear

Komponen differential berikutnya adalah ring gear, yakni roda gigi yang berbentuk seperti cincin/ring.

Ring gear ini terhubung dengan drive pinion, yang terhubung langsung dengan propeller shaft (as kopel).

Secara fungsi, ring gear memiliki beberapa fungsi penting bagi gardan yakni sebagai penerus putaran dari drive pinion gear, untuk mengubah sudut putaran dari drive pinion gear hingga 90 derajat guna memperbesar torque dari drive pinion gear pada mobil.

Drive Pinion Gear

Kemudian, komponen differential selanjutnya adalah Drive pinion gear, atau disebug juga gigi nanas, karena bentuknya yang mirip dengan buah nanas.

Adapun fungsi dari drive pinion gear ini adalah untuk meneruskan putaran yang telah dihasilkan oleh propeller shaft, untuk memutar ring gear.

Bevel Pinion Housing

Berikutnya adalah Bevel pinion housing, yang terpasang tepat di tengah-tengah komponen axle housing.

Fungsi dari komponen differential yang satu ini adalah sebagai tempat kedudukan dari beberapa komponen utama gardan seperti drive pinion gear, ring gear dan differential case.

Oil Filter Plug

Oil filter plug adalah komponenen differential dalam mobil berupa baut, yang digunakan untuk menutup lubang pengisian oli gardan. Biasanya oil filter plug ini dipasang bersamaan dengan sebuah gasket yang harus diganti setelah selesai pengisian.

Letak dan posisi oil filler plug pada gardan ini pun beragam, ada yang ditempatkan di bevel pinion housing, dan ada pula yang tempatnya di belakang axle housing. Fungsi dari oil filter plug adalah sebagai tempat untuk mengisi oli gardan.

Adjuster Nut

Adjuster nut pada gardan adalah mur besar yang didesain khusus dan diletakkan di sisi kanan dan kiriĀ  dari differential case, setelah bearing differential case.

Sementara fungsi dari adjuster nut ini adalah sebagai komponen untuk menyetel backlash antara gigi pada drive pinion gear dan ring gear.

Itulah dia beberapa komponen differential yang biasanya terdapat dalam sebuah mobil. Pastikan anda dapat memahami seluruh fungsi dan kegunaan dari komponen-komponen tersebut, untuk semakin memaksimalkan kinerja mesin mobil kesayangan anda.

Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat untuk anda sekalian. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button