Fungsi dan Cara Merawat Komponen Kopling

Baaca.id — Kopling merupakan salah satu komponen yang terdapat pada mobil manual yang terletak di antara mesin dan transmisi, yang memperlambat mesin saat gigi transmisi diganti sehingga gigi transmisi dapat dengan mudah diakses.

Walaupun hal ini mungkin terlihat sepele, namun Anda perlu mengetahui komponen kopling dan fungsinya yang ada pada kendaraan anda. Jadi jika ada masalah tak terduga tentang kopling Anda, Anda dapat memperbaikinya suatu hari nanti.

Syarat-syarat yang Harus Dimiliki oleh Kopling

  • Mampu menghubungkan antara putaran mesin ke transmisi
  • Mampu memindahkan tenaga mesin ke transmisi
  • Mampu memutuskan sebuah hubungan daya mesin yang dioperasikan

Komponen Kopling Mobil Beserta Fungsinya

Berikut ini akan kita jelaskan komponen beserta fungsi dari kopling mobil sistem hidraulis atau disebut kopling dengan minyak kopling, mohon supaya disimak baik-baik.

Pedal Kopling

Pada pedal kopling, Anda beristirahat di sisi kiri dan secara bertahap menggunakan kaki yang ditekuk, yaitu sebagai berikut:

  • Mengatur sebuah jarak pada kopling dengan flywheel atau roda gila
  • Agar dapat meneruskan serta memutuskan aliran yang mengalir dari mesin ke sistem penggerak
  • selain daripada itu pedal kopling juga mempunyai perawatan khusus agar mobil bekerja secara maksimal.

Selain untuk perawatan, pedal kopling juga membuat Anda merasa aman dan nyaman.

Baca Juga:

Master Komponen Kopling Atas

Fungsi dari master kopling atas yaitu:

Dapat meneruskan suatu tekanan secara bertahap dari pedal kopling ke master kopling bawah, Pada bagian dalam master kopling memiliki perapat karet yang dapat mencegah supaya minyak kopling tidak terjadi kebocoran serta menampung minyak kopling di dalamnya.

Jika pada minyak kopling dalam keadaan bocor maka akan berpengaruh dan membuat mesin panas dan gigi persneling susah masuk dikarenakan minyak kopling yang berkurang.

Komponen ini juga harus anda perhatikan, selain itu anda juga harus merawat bahkan anda juga bisa mengganti komponen ini jika mengalami kendala pada fungsi komponen tersebut.

Master Kopling Bawah

Selain master kopling atas, master kopling bawah memiliki fungsi serupa, yaitu:

  • Untuk mentransfer pekerjaan master kopling atas
  • Setelah menerima tekanan dari master kopling di atas master kopling bawah, dapat ditransfer ke garpu pelepas atau garpu kopling dan plat kopling dapat dibebaskan himpitan matahari kopling dengan flywheel.

Jika master kopling bawah rusak, apa yang terjadi? Yang terjadi kemudian adalah mobil tidak bisa masuk ke gigi dan harus menunggu mesin dingin sebelum melanjutkan operasinya.

Garpu Pembebas atau Fork Kopling

Adapun fungsi dari fork kopling:

  • Fork kopling adalah suatu alat yang dapat menghubungkan dari release kopling dengan release bearing yang akan bergerak maju dan mundur.
  • dan yang akan menekan cover clutch dan akan membebaskan putaran mesin ketika seorang pengemudi menginjak pedal kopling tersebut.
  • Akibat dari pemakaian fork kopling yang secara terus menerus dapat menimbulkan keausan sehingga mempengaruhi injakan kopling menjadi terasa lebih dalam.

Release Bearing Kopling

Release bearing kopling adalah suatu bantalan yang tertutup dengan tipe pelumas permanen yang tidak dapat dibuka dan dibersihkan, sehingga di bagian dalamnya tidak bisa diberi pelumas dan tidak dapat di bongkar. release bearing kopling itu sendiri memiliki fungsi yaitu:

  • Release bearing kopling meneruskan dorongan dari fork kopling menuju pegas diafragma pada saat kopling diinjak oleh seorang pengemudi.
  • Cara kerja dari release bearing bukan hanya sekedar menekan tetapi juga harus berputar.

Cover Clutch

Cara kerjanya dengan cara menempelkan atau memasang baut pada penutup kopling atau pada roda gila kopling yang biasa dikenal dengan matahari, Tempatkan plat kopling, lalu tekan pelat kopling ke roda gila untuk mentransfer tenaga dari mesin. Ada 2 jenis penutup kopling, yaitu:

  • Penutup kopling, dengan pegas oli, terdiri dari pelat penekan, yang biasanya terbuat dari baja leburan, yang rata untuk menekan plat kopling. Penggunaan cover clutch umumnya terdapat pada bus dan truk.
  • Kopling penutup dengan pegas diafragma memiliki fungsi memberikan tekanan pada plat kopling dan roda belakang.

Plat Kopling

Bentuk plat kopling berupa pelat berbahan dasar asbes, paduan logam dengan perawatan khusus agar tidak cepat aus atau rusak. Hal ini karena jika plat kopling aus, akan berbau dan jika dibiarkan akan terbakar. Ciri-ciri plat kopling yang aus atau rusak antara lain:

  • Clutch slip terjadi dimana jarak antara kedua plat terlalu lebar sehingga disc kopling tidak dapat dihubungkan dengan transmisi putaran mesin.
  • Traksi mobil rendah, yang memperlambat mobil sehingga tidak bisa berjalan dengan baik.
  • RPM mesin menjadi lebih tinggi karena plat kopling mulai aus, sehingga RPM mesin lebih tinggi dari biasanya.
  • Roda gigi sulit diubah dan merupakan karakteristik pelat kopling yang aus. Untuk perpindahan gigi dengan lancar, tetap dibutuhkan plat kopling yang bagus dan bisa bekerja dengan baik.

Fungsi plat kopling adalah untuk mentransfer tenaga dari mesin ke roda gila ke transmisi. Ada banyak komponen pada plat kopling, apa saja komponen tersebut dan fungsinya? Berikut penjelasan lebih lanjut.

  • Hub kopling memungkinkan rakitan cakram kopling dipasang pada transmisi menggunakan poros input sehingga bergerak maju mundur.
  • Plat cakram adalah rangka utama unit cakram kopling, yang berfungsi untuk menahan beban kerja kopling.
  • Dumper torsi membantu mengurangi goncangan saat kopling disambungkan atau putaran berlanjut. Peredam torsi juga berfungsi untuk mengurangi dan mempercepat tekanan.
  • Untuk menghadapinya, ia memiliki fungsi untuk meningkatkan gesekan sehingga transfer tenaga mesin menjadi optimal dan stabil.
  • Pelat bantalan memudahkan kerja kopling.
  • Pelat bantal adalah paku keling, atau lebih sering disebut paku keling, untuk menyatukan plat kopling.

Cara Merawat Komponen Kopling Kendaraan Anda

Dari beberapa komponen dan fungsi yang disebutkan di atas, disini juga akan saya jelaskan cara sederhana merawat komponen kopling mobil agar lebih awet dan tidak mudah aus. Sebelum mengetahui cara merawat kopling, penting untuk mengetahui terlebih dahulu penyebab keausan atau kerusakan kopling, yaitu:

  • Jangan menginjak pedal kopling secara terus menerus saat mobil sedang melaju, karena ini akan merobek plat matahari kopling pada penutup kopling dan menyebabkan lepasnya bantalan.
  • Saat Anda berada di jalan berbukit, sebaiknya jangan menggunakan teknologi half-clutch, karena plat kopling akan cepat menjadi lebih tipis dan lebih pendek. Lebih baik menggunakan rem tangan atau rem tromol.
  • Jangan melepaskan kopling dengan keras, karena ini akan menyebabkan keausan pada plat kopling dan menyebabkan plat kopling yang tidak rata menggetarkan kopling.

Cara sederhananya adalah sebagai berikut:

  • Periksa master kopling bawah pada kopling secara teratur, karena seringkali lebih berat dan juga periksa kebocoran oli kopling.
  • Bila terjadi kebocoran pada oli, segera ganti seal crankshaft, karena jika dibiarkan akan tumpah melalui oli kopling.
  • Selalu periksa tekanan pedal kopling saat melakukan servis, yaitu saat kaki terasa sakit saat menginjak kopling.

Sebaiknya rawat dengan baik komponen kopling anda supaya lebih awet dan tahan lama. Sehingga Anda lebih hemat dalam membelanjakan anggaran servis mobil Anda.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button