Fungsi Komponen Rem Tromol dan Cara Kerjanya

Baaca.id Ketika berbicara tentang rem tromol baik mobil maupun motor tentunya kita semua tahu bahwa ini adalah faktor yang sangat penting dalam memastikan dan menjaga keselamatan dan keamanan pengemudi. Jika hanya ada satu masalah kecil pada komponen yang satu ini, bisa dipastikan akan banyak masalah lain pada mobil secara keseluruhan.

Karena fungsinya sangat penting, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas break. Secara detail materi pembahasan kita kali ini adalah tentang komponen rem tromol.

Jika kita berbicara tentang jenis rem, sebagian besar dari Anda mungkin sudah mengerti, tetapi bagaimana dengan komponen rem tromol? Untuk mengetahui lebih lanjut, saya akan menjelaskan ini secara rinci untuk teman-teman saya. Review berikut akan kita bahas bersama-sama.

Baca Juga:

Kelebihan dan Kekurangan Rem Tromol

Kelebihan Dari Komponen Rem Tromol

  • Lebih tahan lama karena memiliki kampas rem yang lebih lebar.
  • Permukaan kampas rem yang lebar membuat daya pengereman sangat kuat dan halus, sehingga ideal untuk digunakan pada mobil yang lebih besar.
  • Sistem rem ini tertutup sehingga lebih bersih dan aman dari kotoran luar.

Kekurangan Rem Tromol

Sifatnya yang belum dibuka membuat pelepasan panasnya sedikit mengganggu. Ini karena arah gerakannya sangat jauh satu sama lain sehingga rem sedikit bermasalah dalam merespons

Ini memiliki efisiensi yang lebih buruk daripada rem cakram karena arah gerakan ini dapat menyebabkan lebih sedikit kehilangan daya.

Bagian Dari Komponen Rem Tromol

Piring Pemanggang

Plat belakang adalah pelat logam tipis yang berada tepat di belakang sistem rem tromol. Backing plate ini berfungsi sebagai rangka dan pelindung komponen rem tromol lainnya.

Jika dilihat dari motornya, bentuk backing plate ini berbentuk lingkaran dengan banyak lubang dan benjolan. Lubang dan tonjolan ini dibuat agar sesuai dengan semua bagian rem tromol sehingga berfungsi dengan baik.

Silinder Roda

Semua orang sudah tahu bahwa fungsi silinder roda adalah mengubah tekanan fluida menjadi gerakan mekanis. Untuk sistem rem tromol digunakan beberapa jenis silinder roda.

Namun yang paling banyak digunakan saat ini adalah wheel cylinder tipe piston ganda, yang diaplikasikan pada tromol depan dan belakang. Jenis fitur ini adalah roda silinder yang diikat dengan baut ke plat belakang dengan dua piston.

Sepatu Rem dan Lapisan

Sepatu rem atau brake shoe adalah bagian yang meletakkan kampas rem pada sistem rem tromol. Dalam rem cakram disebut kampas rem. Sepatu rem berbentuk setengah lingkaran, kombinasi keduanya membentuk lingkaran. Kedua sepatu rem melingkar akan berada di bagian dalam tromol rem melingkar. Sehingga patah bisa saja terjadi.

Return Spring

Fungsi utama pegas balik adalah mengembalikan posisi sepatu rem setelah proses pengereman. Saat kita menekan pedal rem, sepatu rem bergerak keluar dan menempel pada tromol rem. Tapi saat kita melepas pedal rem, sepatu rem seharusnya bisa menyentuh lagi.

Brake Shoe Holder

Pada komponen rem tromol mobil, sepatu rem dipasang pada pelat belakang. Tapi intinya sepatu rem ini bersifat dinamis (bergerak). Sehingga sistem holder yang digunakan harus dapat mendukungnya.

Dudukan sepatu rem berisi pin dengan kunci, pegas, dan pelat penekan. Saat di pasangkan, ketiga bagian ini menempelkan sepatu pemecah ke plat belakang, tetapi masih bisa digerakkan ke kiri dan ke kanan.

Brake Shoe Adjuster

Di bawah rem tromol mobil, kami menemukan penyetel sekrup. Fungsinya untuk mengatur jarak antara kampas rem tromol dengan permukaan tromol saat pedal rem tidak ditekan.

Parking Brake Lever

Inilah perbedaan utama antara sepeda motor dan rem tromol mobil, meskipun sepeda motor tidak memiliki sistem rem parkir, mobil memiliki sistem rem parkir, yang semakin memperumit konstruksi.

Drum/Tromol Rem

Drum rem adalah komponen yang terbuat dari baja tuang, yang bentuknya seperti tromol atau tabung. Tromol ini berperan sebagai media gesekan dengan kampas rem sehingga putaran roda bisa dihentikan.

Parking Brake Cable

Kabel ini tidak berbeda dengan kabel kawat baja lainnya. Salah satu fungsinya adalah untuk menghubungkan pergerakan tuas rem parkir dengan tuas rem parkir pada rem.

Prinsip Kerja Komponen Rem Tromol

Seperti disebutkan diatas, rem tromol beroperasi berdasarkan prinsip gesekan. Gesekan ini mengubah energi putaran tromol rem menjadi energi panas. Dengan demikian putaran roda akan berhenti dan temperatur di sekitar rem akan meningkat.

Dua bantalan rem terletak di dalam konstruksi rem tromol. Kita tahu bahwa tromol rem adalah komponen berbentuk kapal di luar kampas rem.

Arah gerakan rem tromol berjauhan, yaitu saat rem diinjak kedua kampas rem bergerak keluar (saling menjauhi). Gerakan tersebut akan memanfaatkan permukaan bagian dalam kampas rem tromol. Sehingga ada goresan yang menghalangi putaran tromol dan roda.

Itulah sekilas mengenai fungsi komponen rem tromol dan cara kerjanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button