Fungsi Komponen Transmisi dan Cara Kerjanya

Baaca.id — Transmisi menjadi salah satu dari sistem pemindah tenaga dari mesin ke diferensial, kemudian ke poros axle yang mengakibatkan roda dapat berputar dan menggerakan sebuah kendaraan.

Sehingga cara ini ini terjadi agar dapat berfungsi untuk mendapatkan variasi momen dan kecepatan sesuai dengan kondisi jalan dan kondisi pembebanan, yang pada umumnya dengan menggunakan perbandingan-perbandingan roda gigi dan saat melakukan putaran sehingga diperoleh kesesuaian tenaga mesin dengan beban kendaraan.

Fungsi Transmisi

Untuk fungsi transmisi adalah mengatur perbedaan putaran antara mesin dengan putaran poros yang keluar dari transmisi. Dengan pengaturan putaran ini agar kendaraan dapat bergerak sesuai beban dan kecepatan kendaraan.

Sedangkan sistem transmisi menjadi salah satu komponen sistem penyediaan air bersih yang memiliki fungsi untuk mengalirkan air dari sumber air ke reservoir air dan instalasi pengolahan air, serta dari reservoir air ke reservoir air lainnya.

Transmisi merupakan salah satu bagian dari sistem pemindah tenaga yang berfungsi untuk mendapatkan variasi momen dan kecepatan sesuai dengan kondisi jalan dan kondisi pembebanan yang umumnya menggunakan perbandingan roda gigi.

Cara Kerja Transmisi Manual

Namun pada umumnya transmisi manual menjadi salah satu komponen sistem pemindah tenaga yang mempunyai beberapa fungsi diantaranya sebagai berikut:

  • Dengan meneruskan tenaga/putaran mesin dari kopling ke poros propeler shaft.
  • Sehingga akan merubah momen yang dihasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan “beban mesin dan kondisi jalan”.
  • Dengan memungkinkan kendaraan dapat berjalan mundur “reserve” pada kendaraan lebih dari 2 roda.

Baca Juga:

Mengenal Komponen Transmisi Mobil Manual

Untuk transmisi mobil memiliki dua jenis. Salah satunya adalah transmisi mobil manual. Sedangkan untuk transmisi mobil sendiri terdiri dari beberapa komponen yang saling berkesinambungan dan berfungsi untuk memindahkan tenaga mesin kendaraan.

Poros Input Transmisi (Transmission Input Salt)

Untuk komponen transmisi ini menjadi salah satu poros yang bekerja sama dengan kopling. Memiliki fungsi untuk memutar gigi pada gear box.

Gigi Transmisi (Gear Transmission)

Pada komponen transmisi ini berfungsi sebagai pengubah input tenaga yang dihasilkan oleh mesin menjadi output gaya torsi. Dengan pengubahan ini pun tentunya akan disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh kendaraan.

Gigi Penyesuaian (Synchcroniser)

Memiliki peran pada saat pengendara tetap bisa memindahkan gigi dengan aman dan juga nyaman meskipun mobil Anda sedang dalam keadaan berjalan.

Garpu Pemindah (Shift Fork)

Sedangkan garpu pemindah berfungsi untuk memindahkan gigi pada porosnya sehingga gigi akan lebih mudah untuk dipasang atau bahkan dipindahkan.

Tuas Penghubung (Shift Linkage)

Kemudian fungsi dari tuas penghubung, yakni sebagai penghubung antara tuas persneling dengan shift fork atau yang sering disebut dengan garpu pemindah.

Tuas Pemindah Persneling (Gear Shift Lever)

Untuk tuas ini berfungsi sebagai pengendali pengemudi agar bisa memindahkan gigi transmisi sesuai dengan kondisi mengemudi yang mereka inginkan. Dengan komponen transmisi ini biasanya terletak berdekatan dengan sang pengemudi.

Bak Transmisi (Transmission Case)

Sedangkan pada bak transmisi biasanya sering digunakan untuk dudukan bearing transmisi beserta dengan poros-porosnya. Kemudian bisa juga digunakan sebagai wadah untuk menyimpan oli transmisi mobil. Maka dengan cara pergerakan atau pergeseran setiap komponen transmisi di dalam sistem transmisi mobil bisa tetap lancar dan juga halus.

Output Shaft

Untuk output shaft adalah sebuah poros yang memiliki fungsi untuk mentransfer torsi yang berasal dari sistem transmisi ke gigi terakhir. Kemudian, komponen transmisi tersebut juga bisa digunakan sebagai dudukan persneling pada sebuah mobil.

Bantalan atau Bearing (Main Bearing)

Pada komponen transmisi ini berfungsi untuk mengurangi gesekan yang terjadi antara permukaan komponen yang berputar di dalam sistem transmisi.

Counter Gear

Kemudian Counter gear digunakan untuk menghasilkan torsi dari gigi input menuju gigi kecepatan.

Reverse Gear

Untuk komponen transmisi yang satu ini berguna untuk mengubah arah putaran output shaft. Sehingga membuat mobil kita bisa berjalan mundur ketika AutoFamily menggerakkan tuas persneling ke arah reverse gear.

Hub Slave

Sedangkan pada hub slave berfungsi sebagai pengunci penyesuaian gigi percepatan. Kemudian dengan adanya komponen ini maka dapat membuat output shaft menjadi bisa berputar dan juga berhenti.

Speedometer Gear

Dengan adanya speedometer gear akan membuat kecepatan dari mobil yang Anda kendarai tersebut dapat terukur.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button