Kota Makassar Vaksin 500 Pekerja Media Penyiaran di Peringatan Harsiarnas

Baaca.id, MAKASSAR — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar gelar vaksinasi Covid-19, 500 pekerja di media penyiaran se-Kota Makassar di Peringatan Harsiarnas.

Acara vaksin yang digelar di Auditorium RRI Makasssar, Jalan Ribura’ne, Makassar Kamis (01/4/20201), bertepatan dengan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88.

Ketua Panitia peringatan Harsiarnas, Riswansyah Muchsin mengatakan vaksinasi ini digelar sebagai upaya mendukung pemerintah kota dalam upaya memutus penyebaran Covid-19, dan program festival vaksin Pemerintah Kota Makassar.

“Vaksinasi pekerja media penyiaran ini, masih rangkaian peringatan Hari Penyiaran ke-88. Kita berharap teman- teman yang bekerja di media penyiaran 70 persen sudah di vaksin. Karena mereka berhubungan langsung dengan masyarakat,” ujar Riswansyah, yang juga Komisioner KPID Sulsel.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, mengapresiasi vaksinasi para pekerja di media penyiaran ini.

“Kita mengapresiasi acara ini, dan berharap para pekerja media penyiaran kita terlindungi dari Covid-19. Dan pemerintah Kota Makassar mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi teman-teman dari KPID,” ujar Sosok yang akrab disapa Danny Pomanto ini.

Pendaftaran vaksinasi ini dilakukan melalui aplikasi yang didasarkan pada NIK (Nomor Induk Kependudukan) di Kota Makassar.

Sebelumnya, tanggal 18 Maret lalu Presiden Joko Widodo turut hadir meninjau Festival Smart Vaksinasi Covid-19 untuk 500 guru di Kota Makassar yang digelar di Hotel Dalton, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 16.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Dr Andi Hadijah Iriani, menyampaikan persiapan kedatangan orang nomor 1 di Indonesia itu telah dipersiapkan secara total, termasuk sasaran peserta vaksinasi, yakni para guru SD dan SMP.

Peserta telah melakukan pendaftaran melalui aplikasi yang telah disiapkan Pemkot Makassar untuk memudahkan input data dan telah diisi oleh calon peserta vaksinasi.

Syaratnya, pendaftaran dilakukan melalui aplikasi yang didasarkan pada NIK (nomor Induk Kependudukan) di Kota Makassar.

Sebelumnya, salah satu rangkaian acara Harsiarnas ke-88, 65 radio di Sulawesi Selatan dengan mematikan radio selama 8 menit, 8 detik, Kamis (01/4/2021), tepat pukul 08.08 pagi tadi.

Radio se-Sulawesi Selatan kompak menghentikan siaran sejenak, untuk memperingati Harsiarnas ke-88 sesuai edaran KPID Sulawesi Selatan.

Satu April merupakan sebagai Hari Penyiaran Nasional atau Harsiarnas ditetapkan dengan dasar pada tahun 1933, saat radio milik orang Indonesia pertama bernama Solosche Radio Vereeniging (SRV) mulai bersiaran.

SRV menjadi radio ketimuran pertama, yang didirikan oleh anak bangsa dan diprakarsai oleh KGPAA Mangkunegoro Vll pada 1 April 1933 di Solo Jawa Tengah. (*)



Related Articles

Back to top button