KPI Deklarasi Abdul Muhaimin Iskandar-Andi Amran Sulaiman Sebagai Capres-Cawapres

Makassar – Kesatuan Pemuda Indonesia (KPI) akan menggelar deklarasi mendukung Muhaimin Iskandar-Andi Amran Sulaiman sebagai Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres), di Monumen Mandala Kota Makassar, Rabu 16 Februari 2022.

Konsolidasi ini dilakukan berdasarkan pada analisis mendalam KPI terhadap sosok Abdul Muhaimin Iskandar sebagai representasi tokoh pemuda di Indonesia yang mampu mengispirasi pemuda dan Masyarakat.

Gus Muhaimin sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar memiliki banyak pengalaman, dimasa Orde Baru, beliau (Gus Muhaimin) adalah seorang aktivis Pergerakan Mahasiswa yang memperjuangkan Hak-hak rakyat guna mewujudkan cita masyarakat Sejahtera, Bahkan Gus Muhaimin salah satu pemuda yang menjadi sentrum gerakan Reformasi ditahun 1998.

Karir politik Gus Muhaimin sangat brilian, tercatat pada tahun 1999, Gus Muhaimin Terpilih sebagai Pimpinan DPR RI termuda karena saat itu Cak Imin masih berusia 32 tahun.  Di Masa Kabinet Indonesia Bersatu periode pertama, Gus Muhaimin menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (menakertrans), dan menerima tanda kehormatan bintang Mahaputera Adi Pradana pada tahun 2009.

Pada tahun 2018-2019, dia menjabat sebagai  Wakil Ketua MPR RI dan ssat ini Abdul Muhaimin Iskandar menjabat sebagai Wakil Ketua DPR-RI.

Abdul Muhaimin Iskandar juga merupkan tokoh politik Indonesia yang memiliki gagasan besar, hal ini terbaca dalam buku Negara dan Politik Kesejahteraan tulisan Cak Imin.

Secara garis besar dipahami bahwa Kekuasaan dan kewenangan harus digunakan untuk mengambil kebijakan dan langkah-langkah konkret untuk mensejahterkan Rakyat.

Begitu juga dengan Andi Amran Sulaiman, merupakan sososk yang tepat untuk menjadi Wakil Presiden mendampingi Gus Muhaimin, beliau (Andi Amran Sulaiman) pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian pada periode Pemerintahan Jokowi – JK.

Tahun 2007 Amran Sulaiman menerima penghargaan Satyalancana Pembangunan dibidang wirausaha Pertanian.

Prestasi Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinannya berhasil mengantarkan kementan meraih WTP 3 kali berturut turut, mengenjot ekspor pertanian dan swasembada beras 2016-2017.

Bukan hanya itu, prestasi Andi Amran Sulaiman masih berderet panjang semasa kepemimpinannya di Kementan. Sebutlah melakukan transformasi dan reformasi birokrasi dengan menempatkan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung dan Kepolisian dalam ikut aktif melakukan pengawasan internal. Sedangkan upaya keluar dengan melakukan terobosan brilian dengan mengeluarkan berbagai kebijakan serta program yang langsung mampu menyentuh akar persoalannya. Semua ini dilakukan demi kecintaannya pada petani dan bangsa ini.

Secara sistemik, di era Andi Amran, Kementan telah menyusun roadmap pembangunan pertanian komoditas jangka panjang. Pada dokumen tersebut disebutkan secara jelas pada 2017 tidak ada impor beras, jagung, cabai dan bawang merah, 2019 tidak impor gula konsumsi, 2025 tidak impor gula industri, 2027 tidak impor daging sapi dan bahkan pada  2045 ditargetkan menjadi lumbung pangan dunia. Kebijakan pengendalian impor dan mendorong ekspor telah menunjukkan hasil.  Neraca perdagangan pertanian surplus disaat ekonomi global lesu. Impor pangan semakin menurun dan tahun 2016 sudah tidak ada lagi impor bawang merah.

Dan yang paling melekat dibenak publik adalah keberanian Andi Amran melawan mafia pangan sampai mendapat gelar dengan sebutan Mr. Clean.

Keberaniannya melawan mafia pangan dan ketegasannya untuk menyejahterahkan petani adalah poin plus. Berbagai prestasi ini akan akan memudahkan konsolidasi paket ini.

Puncaknya, di tahun 2020, Andi Amran Sulaiman resmi menerima penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Saat ini Alumni Doktor Pertanian Universitas Hasanuddin ini melakukan banyak kegiatan kemanusian melalui Yayasan AAS Foundation.
Dari ringksan pengalaman tersebut, KPI yakin Abdul Muhaimin Iskandar yang juga Kader Nahdlatul Ulama dan Andi Amran Sulaiman adalah Sosok yang tepat untuk menjadi Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 2024.

Pasangan Capres-Cawapres 2024 Abdul Muhaimin Iskandar – Andi Amran Sulaiman merupakan Tokoh Nasional Indonesia. jika nantinya terpilih sebagai Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2024, Kesatuan Pemuda Indonesia Yakin pasangan ini akan membawa Indonesia menjadi Negara Yang dikehendaki oleh seluruh Rakyat Indonesia, yaitu Negara yang sejahtera dan berkeadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Deklarasi Capres-Cawapres 2024 Abdul Muhaimin Iskandar – Andi Amran Sulaiman akan dihadiri oleh Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Jazilul Fawaid. Fauzi Andi Wawo, Azhar Arsyad beserta seluruh Elemen Pemudan dan Masyarakat di Kota Makassar. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button