KPU Mamuju Tetapkan Pemenang Pilkada di Tenda Darurat

Baaca.id, MAMUJU — Proses penetapan pemenang Pilkada Kabupaten Mamuju terpaksa dilakukan ditenda darurat yang berada di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umam (KPU ) Sulawesi Barat. Ini dilakukan lantaran gedung utama Kantor KPU Sulbar retak dan nyaris roboh akibat gempa 6,2 mangnetudo, Januari lalu.

Lantaran masih khawatir akan terjadi gempa susulan, maka KPU Mamuju melakukan penetapan di tenda darurat, Minggu malam (21/2/2021).

Pasangan Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud (Tina-Ado) ditetapkan sebagai pemenang setelah meraih suara terbanyak 76.627. Semetara lawannya yang merupakan petahana, Habsi Wahid-Irwan Pababari (Habsi-Irwan) hanya memperoleh 67.029 suara. Selisih suara antara kedua paslon mencapai 9.598.

Ketua KPU Mamuju, Hamdang Dangkang mengungkapkan, dalam rapat pleno terbuka tersebut merupakan sejarah baru. Untuk pertama kalinya pemenang ditetapkan dalam tenda darurat.

“Dilakukan di sini lantaran kita ketahui bahwa kantor KPU Mamuju tidak memiliki tempat. Kami juga masih khawatir akan gempa susulan, karena BMKG belum merilis pasti kapan gempa Sulbar berakhir,” kata Hamdang.

Dia juga menyampaikan, dari hasil rapat pleno terbuka penetapan bupati dan wakil bupati Mamuju terpilih diharapkan semua pihak sama-sama menerima keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Kalau soal kapan pelantikan, bukan ranah KPU lagi. Kita serahkan ke DPRD Mamuju. Saya harap, putusan ini bisa diterima semua pihak,” harapnya.

Tampak terlihat, rapat pleno terbuka tersebut dikawal ketat aparat kepolisian. (syarif)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button