Lagi, Keracunan Massal Terjadi di Takalar

Baaca.id, TAKALAR — Keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Takalar. Kali ini menimpa puluhan santri.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, sedikitnya 70 santri di Pondok Pesantren As-sunah Parapa, Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, keracunan makanan, Selasa (5/10/2021).

“Iya benar. Kurang lebih 70-an santri keracunan makanan,” kata Pengawas Kesantrian, Muhammad Maftuh.

Para santri mengalami gejala mual, sakit perut, demam dan buang buang air. “Sepertinya keracunan makanan bersumber dari telur,” ungkap Maftuh, dikutip dari tvOnenews.com.

Untuk mengantisipasi terjadi korban jiwa, para santri dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Beberapa hari lalu, lebih dari 200 orang mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang diberikan warga saat peringatan kematian. Kejadiannya di Dusun Pangkajene, Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

Salah seorang warga yang mengalami keracunan, Sultan mengatakan, pada Kamis (30/9) malam, dia dan ratusan warga mengikuti tausiyah. Usai kegiatan, pemilik rumah memberikan nasi kotak.

Namun pada Jumat malam, Sultan mengalami mual, tubuhnya juga terasa lemas. Setelah itu dia muntah-muntah.

Ternyata Sultan tak sendirian. Ratusan tamu lain juga mengalami hal serupa. Bahkan, seorang anak kelas 3 SD meninggal dunia di rumah sakit.

Untuk mengantisipasi korban bertambah, 85 korban yang dirawat di puskesmas dipindahkan ke rumah sakit. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button