Lantik Bupati dan Wabup Torut, Plt Gubernur Ingatkan Sinergitas Program

Baaca.id, MAKASSAR –  Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Toraja Utara, Yohanis Bassang-Frederik V Palimbong, pada Pilkada 2020 lalu telah resmi dilantik.

Pelantikan berlangsung di ruang pola, Senin (26/4) dan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman.

“Hari ini Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara sudah mulai memangku jabatan dan amanah, bagaimana kemudian melaksanakan tugas-tugas sebagaimana visi misi yang telah dikampanyekan ke masyarakat,” ucap Andi Sudirman.

Walaupun begitu, Andi Sudirman mengakui bahwa tidak semu  semua program kerja dalam visi misi dapat  direalisasikan. Tapi paling tidak, ada yang menjadi prioritas kerja.

“Harus ada prioritas sampai kita telah melaksanakan semuanya,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga turut menyampaikan prioritas program kerja pemerintah provinsi yang perlu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, khususnya dalam bidang infrastruktur. Apalagi, Pemprov Sulsel mendorong pemerataan pembangunan, salah satunya dengan pembangunan di wilayah terisolir.

Salah satunya, pembukaan jalur Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu menuju Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.

“Kebetulan di Toraja Utara ini ada pembangunan daerah-daerah terisolir dan pembangunan akses jalan lainnya yang masih berproses. Jalan Bua (Luwu) -Rantepao (Torut) masih berproses,” ungkapnya.

Yang tidak kalah penting, lanjut Andi Sudirman, adalah koordinasi yang selalu intens antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi. Sehingga, akses informasi bisa lebih cepat, terutama dalam menjalankan perencanaan yang lebih baik.

Plt Gubernur juga menyampaikan pesan kepada pasangan Yohanis Bassang-Frederick V Palimbong atau  Ombas-Dedy untuk dapat menjalankan program pemulihan ekonomi dan program penanganan Covid-19. Hal inilah, sekiranya mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten/kota agar semua daerah di Sulsel bisa bersama-sama menggalakkan upaya pemulihan ekonomi dan juga penanganan Covid-19.

“Kita mau mengubah skema-skema pemulihan ekonomi secara serentak di Sulawesi Selatan,” tegasnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button