LSBU Hadir Cegah Tindak Korupsi, Tetap Jaga Kualitas Jasa Kontruksi

 

Baaca.id, JAKARTA – Mencegah tindak korupsi juga diupayakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Di antaranya, dengan menghadirkan Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU).

Lembaga yang menjalankan sistem perizinan terpadu melalui Online Single Submission (OSS) dan diresmikan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pada Selasa (5/10/2021) itu dapat dilakukan tanpa tatap muka.

Dapat dilakukan kapan dan di mana saja, sehingga operasional LSBU melalui sistem OSS akan mempercepat proses pelayanan perizinan, namun dengan tetap menjaga kualitas yang didasarkan pada sistem terintegrasi dan terstandar.

“Dengan demikian, proses digitalisasi ini akan meminimalisir upaya penyelewengan yang mengarah kepada tindak korupsi. Untuk itu jangan hanya mendigitalisasi proses dari yang manual, tetapi juga harus mengubah perilakunya,” terangnya.

“Jangan sampai hanya memperhatikan kecepatan tapi lupa melihat kualitas hasil pekerjaannya. Kualitas ini akan terlihat di lapangan dan terasa dampaknya. Saya ingin dua hal ini dapat tetap berjalan beriringan, kecepatan berimbang dengan kualitas pekerjaan,” imbuhnya.

Sementara Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yudha Mediawan menyampaikan, saat ini OSS bekerja dengan Sistem Informasi Jasa Konstruksi (SIJK) Terintegrasi.

Juga terintegrasi dengan portal perizinan Kementerian PUPR melalui http://perizinan.pu.go.id/.

“Dengan demikian proses perizinan berusaha yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang terdiri dari Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat standar (lisensi) telah siap dilaksanakan melalui Sistem OSS,” bebernya. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button