Lutra Menuju Level 1, IDP Ancam Sanksi ASN Tolak Vaksin

Baaca.id, LUTRA – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meminta proses vaksinasi di kalangan ASN dan non ASN dipercepat. ASN yang menolak vaksin akan disanksi.

“Jadi saya minta semua Kasubag kepegawaian mendata siapa yang sudah vaksin dan siapa yang belum. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak vaksin. Untuk ASN dan non ASN yang belum vaksin, beri sanksi,” tegas IDP.

IDP mengingatkan masyarakat agar tidak lengah meski kurva pandemi sudah landai. Ia mengatakan, ancaman gelombang ketiga tetap harus diwaspadai.

“Meski saat ini kasus melandai, kegiatan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) dan program vaksinasi tak boleh kendor,” ujarnya.

IDP menyampaikan kepada seluruh jajaranya, untuk segera mendata seluruh pegawai, baik ASN maupun non ASN untuk memastikan mereka telah melakukan vaksinasi.

Ia menambahkan, saat ini di Luwu Utara kasus COVID-19 sudah melandai. Bahkan, kata dia, sudah menuju level satu.

“Jangan karena kasus COVID-19 melandai, lantas sosialisasi prokes dan vaksinasi juga kendor. Tetap harus massif, karena diprediksi Desember kasus bisa saja kembali naik. Waspadai gelombang ketiga,” ujar IDP mengingatkan.

Lanjut dia, diprediksi bulan Desember kasus akan naik karena aktivitas dan mobilisasi masyarakat juga cukup tinggi, sehingga perlu ada antisipasi.

“Mengedukasi masyarakat tentang COVID-19 bukan lagi tugas tambahan kita, tapi sudah menjadi tugas pokok setiap ASN, termasuk pegawai non ASN,” tandasnya.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button