Makanan Khas Bone yang Kaya akan Rempah

Baaca.id – Selain dikenal dengan banyak wisata alam yang indah, Bone juga menjadi salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan yang mempunyai berbagai jenis makanan khas yang enak.

Bone merupakan salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan yang berada di kota Watampone. Bone merupakan tempat kelahiran mantan Wakil Presiden RI yaitu Bapak Jusuf Kalla.

Makanan khas Bone mempunyai berbagai macam jenis pilihan makanan yang unik dan menggugah selera. Mulai dari makanan yang berat sampai dengan jajanan tradisional.

Selain itu, makanan khas Bone juga mempunyai banyak paduan rempah-rempahnya. Dikarenakan daerah ini menjadi salah satu tempat rempah-rempah yang dapat tumbuh sangat subur.

Bagi kamu yang berada di Sulawesi Selatan, khususnya di Bone atau sedang berkunjung ke daerah ini, kamu bisa berkesempatan untuk menjelajahi wisata kuliner yang enak dan menggugah selera.

Baca Juga:

Makanan Khas Bone yang Kaya Akan Rasa

Dari segi makanan, mungkin kamu akan menjumpai beberapa makanan khas Bone yang mirip dengan makanan yang kamu temui di kota-kota daerah Sulawesi Selatan. Karena budaya bugis masih sangat kental dan mempunyai kesamaan pada beberapa makanan khasnya.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini ada beberapa deretan makanan khas Bone, yang wajib kamu cicipi ketika kamu berkunjung.

1. Burasa

Makanan khas Bugis ini cukup dikenal. Jika dilihat dengan sekilas mirip dengan Buras atau  lontong, akan tetapi teksturnya lebih lembut walaupun bahan-bahan yang dipakai nyaris sama.

Bukan hanya itu, makanan khas Bone ini juga mempunyai aroma yang khas karena  bungkusnya meenggunakan daun pisang. Makanan ini umumnya disajikan pada saat lebaran.

2. Nasu Likku

Makanan khas Bone selanjutnya yaitu Nasu Likku. Ya, Nasu bukan Nasi. Makanan khas Bone ini terkenal sebagai makanan yang wajib dinikmati ketika berkunjung ke Bone.

Nasu Likku yaitu lauk dimana daging ayam kampung dibaluti dengan rempah-rempah seperti ketumbar, merica, dan lengkuas yang telah dirajang. Daging ayam kampung tersebut dicampur, kemudian diaduk dimasak selama beberapa jam.

Tujuannya supaya kandungan air yang digunakan untuj memasak tersebut mengering dan rempah yang digunakan dalam melumuri ayam kampung tersebut sudah meresap sempurna sampai ke lapisan terdalam dari daging ayam.

Ayam kampung sengaja digunakan dalam membuat Nasu Likku , karena ayam kampung akan lebih gurih apabila dimasak dengan waktu yang cukup lama dan tekstur dari daging ayam kampung tidak mudah hancur.

Pada umumnya masakan khas Bone yang mempunyai aroma lengkuas mendominasi ini dapat ditemukan di rumah-rumah warga ketika lebaran, baik Idul Adha maupun Idul Fitri. Nasu Likku ini akan sangat nikmat jika dimakan dengan nasi putih, lontong, sokko tumbuk, atau burasa.

3. Lawa Bale

Makanan khas Bone ini dapat terlihat seperti sushi atau shashimi. Karena makanan khas Bone terbuat dari bahan ikan mentah. Akan tetapi ikan yang digunakan haruslah ikan segar. Daging ikan yang masih segar akan direndam pada air asam cuka selama 15-30 menit, dan proses ini yang dapat mengurangi bau amisnya.

Berbagai jenis ikan dapat digunakan tergantung dari selera. Bumbu utamanya yaitu kelapa parut. Pada umumnya warga Bone memakai dua jenis kelapa, yaitu kelapa parut yang dibakar atau kelapa parut yang disangrai.

Kemudian juga mangga muda yang diserut dan perasan dari jeruk nipis yang dapat menambah nikmat makanan khas Bone ini.

4. Bolu Cukke

Bolu Cuke ini merupakan makanan khas bugis. Kue ini mempunyai bentuk yang mungil, dan terlihat padat. Bahan dasar dari kue ini yaitu tepung beras dan gula merah. Kemudian kue ini diberi gula putih pada bagian atasnya. Sehingga menciptakan rasa manis pada saat menyantapnya.

Pada umumnya, para wisatawan membeli kue ini untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Harga dari kue ini cukup murah dan untuk membawanya juga tidak begitu sulit. Bolu Cukke mempunyai rasa yang manis, sehingga menjadi salah satu makanan yang sangat cocok apabila disajikan dengan teh hangat atau kopi.

5. Tumbu

Tumbu yaitu makanan khas Bone yang terbuat dari beras ketan dan santan. Makanan ini mirip seperti burasa, tumbu juga dibungkus dengan daun pisang. Dinamakan tumbu karena pada saat beras ketan dimasukkan ke dalam daun pisang dengan cara ditumbuk supaya padat.

Tumbu menjadi makanan yang paling dicari pada saat lebaran maupun acara selamatan atau hari besar lainnya. Makanan ini paling cocok dimakan bersama tape dan nasu likku.

6. Nasu Poppo

Masakan khas Bone lainnya yaitu Nasu Poppo. Bahan utamanya dari daging ayam. Jika dilihat dari bentuknya, akan banyak yang mengira makanan ini adalah opor ayam yang terkenal di pulau Jawa.

Akan tetapi, rempah-rempah yang digunakan mempunyai banyak perbedaan. Apa lagi rempah-rempah tersebut biasanya diolah langsung oleh masyarakat dengan cara traditional. Seperti daun salam, sereh, sampai biji buah pala.

7. Bandang-bandang

Bandang bandang yaitu kue yang memiliki tekstur basah yang terdiri dari pisang dan tepung dibungkus memakai daun pisang.

Bandang-bandang sering disajikan pada acara-acara tertentu, misalnya pada acara pernikahan dan akikahan. Bandang-bandang serupa dengan kue nagasari yang ada di Pulau Jawa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button