Masa Tahanan Nurdin Abdullah Diperpanjang 30 Hari

Baaca.id, MAKASSAR – Masa tahanan Gubernur non aktif Nurdin Abdullah kembali diperpanjang selama 30 hari kedepan.

Hal ini diungkapkan, Pelaksana tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri terkait perkembangan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi suap dan Gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa,perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel TA 2020-2021.

“KPK telah memperpanjang masa tahanan untuk tersangka Nurdin Abdullah dan Edy RahmatĀ  masing-masing selama 30 hari berdasarkan penetapan pertama dari Ketua PN Makassar,28 April-27 Mei,” sebutnya

Berita acara perpanjangan penahanan telah dilaksanakan pada Jumat, (23/4), “Mereka di tahan masing-masing untuk NA di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, dan ER ditahan di Rutan KPK Kavling C1,” sebutnya

Ali Fikri menambahkan, perpanjangan diperlukan oleh Tim Penyidik untuk terus melakukan pengumpulan alat bukti diantaranya dengan memanggil saksi-saksi guna melengkapi berkas perkara dimaksud.

Seperti diketahui, sebelumnya,
KPK menangkap Nurdin Abdullah dalam operasi tangkap tangan bersama Sekertaris Dinas PUTR Sulsel Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba Agung Sucipto pada akhir Februari lalu

Nurdin Abdullah kemudian ditetapkanĀ  sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.

Nurdin ditetapkan sebagai penerima suap bersama Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan Edy Rahmat. Sementara yang dijerat sebagai pemberi suap adalah Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto.

Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung. Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dengan total sebesar Rp 3,4 miliar. Gratifikasi tersebut diterima Nurdin dari beberapa kontraktor.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button