Menjelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Pasar Kassi Meroket

Baaca.id, BULUKUMBA — Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah bahan pokok alami kenaikan harga yang cukup tinggi di beberapa pasar di Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Bulukumba, Pasar Kassi, Kecamatan Kajang, Rabu (24/03/2021).

Hal ini disebabkan oleh cuaca buruk sehingga banyak petani yang mengalami gagal panen. Akibatnya, para petani mengalami kerugian sementara permintaan bahan pokok terus meningkat.

Kebutuhan-kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga yaitu beras, cabai, tomat dan sebagainya. Salah seorang pedagang di Pasar Kassi, Wati (47), mengatakan jika kenaikan harga bahan pokok ini sudah terjadi sejak satu bulan belakangan.

Ia juga menyebutkan, sejumlah harga bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti beras yang awalnya hanya Rp 6000/liter naik menjadi Rp 8000/liter, sedangkan cabai mengalami kenaikan dari Rp 10.000/kg naik menjadi Rp 20.000/kg dan tomat dari Rp 5000/kg menjadi Rp10.000/kg.

Selain ketiga komoditi di atas, harga bahan pokok lain juga mengalami kenaikan. Yakni kol dari Rp 3000/buah naik menjadi Rp 5000/buah. Sedangkan bawang merah awalnya Rp 15.000/kg naik menjadi Rp 20.000/kg serta kacang tanah yang awalnya RP 17.000/liter naik menjadi Rp19.000/liter.

Sebagian masyarakat yang kurang mampu mengeluh akibat melonjaknya harga kebutuhan pokok tersebut. Zaenab (50) salah satunya. Ia berkeluh karena harus mengeluarkan pengeluaran yang besar, sementara ia harus memenuhi kebutuhan keluarganya setiap hari dari penghasilannya yang tidak seberapa.

“Sekarang bahan-bahan pokok mulai naik, terutama beras dan cabai yang harganya cukup melambung tinggi, sehingga saya harus mengatur pengeluaranku agar tidak boros,” ucap Zaenab.

Ia juga berharap kepada pemerintah agar dapat mengatasi kenaikan harga tersebut, seperti misalnya bantuan sembako kepada para masyarakat yang tidak mampu selama masa kenaikan harga bahan pokok. “Saya berharap harga bisa secepatnya kembali normal seperti biasa,” tutup Zaenab.

 

Citizen Reporter: A. Anggeli Ayu Ningrat

Related Articles

Back to top button