Merasa Jadwal Tidak Adil, PSM Protes ke PT LIB

Baaca.id, MAKASSAR — PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi telah merilis jadwal terbaru seri kedua Liga 1 untuk pekan ketujuh hingga pekan ke-11. Jadwal ini sudah diterima seluruh klub peserta.

Berdasarkan jadwal yang diterima, pada pekan ke-7, PSM Makassar akan bertemu tim juara Liga 1 2019, Bali United, Minggu (17/9/2021). Duel ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Banten pukul 15.15 WIB.

Setelah itu, secara berurutan Pasukan Ramang bakal menghadapi Borneo FC, Tira Persikabo, dan Persita Tanggerang. Semua pertandingan tersebut dilakukan pukul 15.15 WIB.

Melihat jadwal tersebut, manajemen PSM tidak terima timnya bermain sore di empat laga secara terus menerus. Mereka pun melayangkan surat kepada PT LIB sebagai bentuk protes.

Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim mengatakan, pihaknya menuntut PT LIB melakukan perubahan jadwal empat pertandingan yang dimulai pukul 15.15 WIB. Menurutnya, PSM bisa dirugikan dari pembagian jadwal tersebut lantaran tidak sesuai dengan asas keadilan.

“Menurut manajemen, hal ini jauh dari asas fairness dan akan sangat berpengaruh terhadap persiapan dan kondisi tim di pertandingan,” ujar Sulaiman.

Sebelumnya, Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso menuntut dilakukannya perbaikan terkait jadwal BRI Liga 1 2021/2022 pada seri kedua ini. Dia meminta agar pertandingan di BRI Liga 1 tidak bertabrakan lagi dengan agenda timnas Indonesia.

Aji meminta PSSI dan LIB (operator kompetisi) mampu menyusun jadwal dengan baik agar agenda BRI Liga 1 tidak bersamaan dengan timnas Indonesia.

Rancunya jadwal Liga 1 ini memang disayangkan Aji. Bagaimana tidak, empat pemainnya, yakni Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya, harus mulai berlatih bersama timnas Indonesia yang bertepatan dengan jadwal pertandingan Persebaya vs PSS.

Hal ini membuat Persebaya terpaksa kehilangan kekuatan terbaiknya dalam duel itu dan akhirnya kalah 2-3. Aji pun tidak ingin kasus seperti ini terjadi lagi.

“Seharusnya kebanggaan ini tidak merugikan tim Persebaya. Jujur saja, saya sampaikan Persebaya merasa dirugikan dengan jadwal seperti ini. Seharusnya namanya FIFA Match Day atau Piala Asia atau yang lain-lainnya, berbulan sebelumnya pasti sudah turun ke federasi,” tutur Aji.

Menurut mantan pemain PSM ini, seharusnya federasi memberi informasi kepada LIB. “Sebenarnya sangat sederhana sekali. Tapi, saya tidak mengerti cara berpikirnya mereka seperti apa sehingga bentrok antara kompetisi dan timnas,” sesalnya.

“Saya tidak mau membahas lagi. Ini hanya sebagai masukan untuk ke depannya, jangan sampai bentrok. Kalau diatur dengan baik, jadwal pasti tidak akan bentrok. Ini saya hanya menyampaikan apa yang seharusnya terjadi,” pungkasnya. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button