Mertua Korban Bunuh Diri Gegara Pinjol Mengaku Pernah Terima SMS Teror

Baaca.id, WONOGIRI — Kus Priyanti (50), ibu mertua korban bunuh diri gegara terlilit hutang pinjaman online (pinjol) mengaku pernah mendapat pesan singkat atau SMS dari nomor yang tidak dikenal. Pesannya berisi nada ancaman.

Kus Priyanti mengatakan, SMS itu ditujukan kepada korban.

“Dua hari sebelum WI bunuh diri, saya mendapat SMS dari nomor yang tidak saya kenal yang isinya, dicari buronan WI dan seterus saya lupa. Lalu saya panggil korban dan saya tanya apa ini benar kamu? Korban jawab tidak dan SMS tersebut dihapus olehnya,” ungkap Kus Priyanti.

Sementara itu, suami korban, Nanang Ribut Haryanto mengaku terkejut istrinya mempunyai pinjaman online dengan jumlah puluhan juta rupiah. “Saya baru mengetahuinya setelah membaca surat wasiat yang ditinggalkannya,” ungkap Nanang.

Nanang mengaku, sebelum peristiwa menyedihkan itu, istrinya memang terlihat bertingkah aneh, seperti orang kebingungan. Bahkan, pada malam sebelum meninggal, istrinya memeluk pundaknya sambil berkata, minta merawat anaknya dengan baik.

“Tingkah lakunya memang berbeda, tidak kaya biasanya. Pokoknya tingkah laku yang aneh dan kayak punya sesuatu yang disembunyikan,” tutur Nanang.

Nanang pun berpesan pada semua orang agar kejadian ini tidak menimpa orang lain, cukup keluarganya saja. “Yang paling terpenting, bila ada pinjaman online agar keluarga juga diberitahu,” pesannya.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu rumah tangga berinisial WI (38) memilih gantung diri akibat terlilit hutang pinjol. Warga Desa Selomarto, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri, Jawa Tengah ini gantung diri di teras rumahnya. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button