Miris, Tak Cukup Dana, Masjid Agung Bone Tak Terurus

Baaca.id, BONE – Sungguh memiriskan. Menjelang bulan suci Ramadan, Masjid Al Markaz Al Ma’Arif yang biasa disebut Masjid Agung Bone kelihatan tak terurus.

Dari pantauan Baaca.id, Kamis (1/4/2021), masjid yang terletak di Jalan Ahmad Yani ini memerlukan perbaikan. Tampak terlihat, sepajang pagar masjid catnya sudah usang dan berlumur. Selain itu, warna cat menara masjid ini juga sudah pudar dan di sekelilingnya ditumbuhi rumput-rumput kecil.

Salah seorang pengelola masjid, H. Zainal Abidin mengaku kalau masjid ini memang butuh banyak perbaikan. Dia mengatakan, sudah dua tahun masjid ini tidak pernah lagi dicat.

Masjid Agung Bone

“Kita tidak mempunyai cukup dana untuk memperbaiki semua itu. Saya sudah memasukan pengajuan bantuan dana untuk perbaikan masjid ini senilai Rp3 miliar lebih ke Peemprov Sulsel dan bapak wakil gubernur waktu itu menyetujui dan memberikan kita dana Rp1 miliar,” ungkapnya.

Lebih jauh Zainal mengatakan, untuk cat tidak menjadi masalah. Tapi, yang paling penting pagar dan menara masjid ini perlu dipelamor ulang. “Belum lagi yang lainnya sudah banyak yang mau diganti,” katanya.

Menurut Zainal, selama ini, untuk perbaikan, pihaknya menggunakan bantuan swadaya masyarakat karena memang masjid ini tidak ada dana pemeliharaannya.

“Perbaikan ini membutuhkan waktu yang lama karena anggaran yang mau dikelola banyak. Harus dipihakketigakan dan dikerjakan oleh kontraktor. Semoga tahun ini Pemerintah Kabupaten Bone memberikan bantuan dan secepatnya kami perbaiki,” harap Zainal.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bone, H. Najamuddin mengungkapkan jika dana bantuan masjid Al Markaz tahun ini tidak ada.

“Saya cek ini daftar berkas pengajuan dana untuk masjid itu tidak ada. Tapi saya tidak tahu kalau di bagian Kesra (Kesejahteraan Rakyat, red) apa sudah masuk proposalnya atau belum,” ungkap Najamuddin. (sul)

 



Related Articles

Back to top button