Mengenal Nama Gelar Bangsawan Bugis dan Maknanya

Baaca.id — Daerah Sulawesi Selatan dahulu terdapat beberapa kerajaan Islam yang sebagian besar berbentuk kesultanan. Deretan kesultanan tersebut antara lain Kerajaan Bone, Kerajaan Gowa-Tallo, Kerajaan Buton, dan Kerajaan Wajo (Bugis).

Pada masa itu, sebagian besar kesultanan di Sulawesi Selatan berbagi menjadi 4 macam gelar yaitu mengikuti pemerintahan, jabatan yang didudukinya, berdasarkan keturunan bangsawan, dan orang yang berjasa kepada kerajaan.

Saat itu gelar kebangsawanan di Sulawesi Selatan diberikan kepada orang dengan tujuan membedakan kasta bangsawan atau di atasnya dalam kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan.

Daftar gelar kebangsawanan di Sulawesi Selatan tersebut, antara lain: Andi, Arung, Bau, Daeng, Datu, Karaeng, Opu, La, Sombaiya, dan Tenri. Dirangkum dari berbagai sumber berikut ini beberapa nama gelar beserta maknanya:

Makna Nama Gelar “La”

Biasanya masyarakat Bugis mempunyai kebiasaan memanggil seorang laki-laki dengan nama gelar bangsawan Bugis dengan awalan La misalnya La Getteng (Si Tangguh).

Sedangkan panggilan bagi perempuan nama gelar bangsawan Bugis dengan panggilan La Baso/Baco yang kemudian ditambahi jadi I Cinnong (Si Jernih).

Lain lagi panggilan orang Makassar memanggil nama gelar bangsawan Bugis dengan menambahkan awalan I di depan hingga muncul nama I Gassing, sedang  perempuan dengan panggilan I Sunggu.

Istilah I memang menarik, karena panggilan seperti ini menganggap sesuai adat Pangngadereng. Namun, dalam  perkembangannya nama tersebut tidak bisa lagi digunakan kalau bukan dari kalangan bangsawan.

Makna Nama Gelar “Daeng”

Masyarakat Suku Bugis memiliki nama gelar bangsawan Bugis dengan sebutan Daeng. Gelar Daeng tersebut dalam perkembangannya dijadikan sebagai tambahan salah satunya nama Daeng Parukka.

Nama gelar bangsawan Bugis yang ada di Makassar memiliki panggilan berbeda, bahkan nama Daeng tersebut bisa dipakai orang biasa yang tinggal di Makassar dengan menambahkan di depan namanya.

Semenjak itu, gelar Daeng bukan hanya dipakai orang bangsawan. Pasca tahun 1930-an para bangsawan Bugis tidak lagi memakai Daeng sebagai nama gelar bangsawan Bugis, tetapi mulai menukarnya dengan nama Andi sebagai nama gelar bangsawan Bugis.

Makna Nama Daeng

Nama Daeng dalam perkembangannya mempunyai beragam makna mulai dari bermakna kakak atau bisa juga menunjukkan kelas sosial tertentu.

Penggunaan nama Daeng di kelas tertentu tersebut dapat pula menunjukkan pada profesi seorang buruh maupun pekerja.

Atau dengan kata lain kata Daeng mengalami pergeseran dari gelar ke profesi. Hal ini terlihat dari penggunaan Daeng becak yang bermakna penarik becak. Atau Daeng sopir pete-pete yang berarti sopir angkot.

Baca Juga:

Gelar Bangsawan “Andi”

Lain lagi dengan nama gelar Andi yang juga merupakan salah satu gelar bangsawan Bugis. Andi dalam Suku Bugis menandakan gelar keturunan bangsawan.

Gelar Andi ini yang diletakkan di depan nama orang yang bersuku Bugis diciptakan Belanda untuk menandai kaum bangsawan yang terpelajar.

Dikisahkan, nama gelar Andi telah dilakukan sejak tahun 1930-an oleh keluarga bangsawan dengan tujuan identifikasi keluarga kerajaan.

Sebelum tahun 1930-an tidak pernah ada memakai nama Andi, namun menggunakan La atau I untuk laki-laki dan We bagi panggilan perempuan. Saat itu, gelar bangsawan masih menggunakan nama Opu, Daeng, Karaeng atau Puang sesuai daerah atau wilayahnya

Andi Nama Gelar Bangsawan Bugis Tertinggi

Tingkat nama gelar bangsawan Bugis tertinggi, yaitu Andi. Hal itu dapat dilihat dari keturunan kedua orang tuanya yang bergelar Andi. Maka secara otomatis keturunannya juga memiliki gelar Andi.

Gelar Andi pada salah orang tua, maka anak-anaknya yang berjenis kelamin laki-laki diberi gelar Baso. Lain lagi anak-anaknya yang berjenis kelamin perempuan, maka diberi nama Besse.

Bila masih keturunan bangsawan Bugis, Ia berhak menyandang nama gelar bangsawan Bugis yang disebut Tenri.

Dari sinilah kemudian muncul nama-nama gelar bangsawan Bugis yang merupakan penggabungan kedua-duanya sekaligus antara lain: Andi Besse atau Andi Tenri.

Meski sekarang nama Andi tidak seperti yang dulu sebagai nama gelar bangsawan Bugis. Namun, kini nama Andi sering digunakan sebagai nama diri.

Arti Nama Andi

Nama Andi memiliki arti Adinda. Makna Andi mengalami pergeseran bukan lagi gelar bangsawan Bugis, tetapi panggilan atau sapaan yang lebih muda.

Itulah informasi singkat tentang nama gelar bangsawan Bugis yang ada di daerah Sulawesi Selatan yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button