Netizen Bully Real Madrid Butuh Pawang Hujan Usai Dibantai Barcelona

Baaca.id, Madrid – Kekalahan Real Madrid atas Barcelona di laga El Clasico membuat Real menjadi sasaran amuk netizen yang kecewa. Bagaimana tidak, Real harus menerima kenyataan pahit setelah terbantai empat gol tanpa balas oleh Barcelona. Kekalahan tersebut diterima di kandang sendiri yaitu Stadion Santiago Bernabeu pada Senin (21/3/2022) dini hari WITA.

Tak pelak berita tersebut menjadi ramai di media sosial utamanya TikTok dan Instagram. Netizen mengaku kecewa atas performa tim asuhan Carlo Ancelotti karena tidak mampu membalas satu gol pun ke gawang Barcelona. Bahkan banyak netizen menyebut Real Madrid butuh pawang hujan usai dihujani empat gol. Akun-akun media sosial yang mengunggah berita tersebut selalu dibanjiri dengan komentar pawang hujan.

“Tolong bernabeu panggil pawang hujan, soalnya terjadi hujan gol di gawang madrid,” tulis akun rahmatrizkii dalam unggahan berita mengenai hasil laga Real Madrid vs Barcelona.

“Pawang hujan MotoGP kemarin yah,” balas akun nurmerss.

“Mandalika hujan air, Bernabeu hujan gol,” tulis akun galael.

Komentar ini pun mendapat antusias dari netizen lain, puluhan like dan balasan membanjiri komentar tersebut sebagai bentuk kekecewaan. Fenomena pawang hujan ini terjadi akibat aksi viral pawang hujan di pagelaran MotoGP Mandalika 2022. Kekalahan besar Real pun ikut dikaitkan dengan fenomena pawang hujan tersebut.

Sebelumnnya laga Laliga Real Madrid dan Barcelona yang digelar di Santiago Bernabeu dihadiri 60.000 penonton. Awalnya banyak yang tidak mengharapkan Barcelona dapat memetik kemenangan, namun tim asuhan Xavi Hernandez malah membalikkan keadaan dengan memenangkan laga.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez mengatakan kemenangan ini akan dirayakan hari ini, tetapi kemudian mereka harus memikirkan laga selanjutnya melawan Sevilla. Mereka harus terus bekerja, karena baru memenangkan satu pertandingan, tetapi itu bukan gelar.

“Hari ini adalah harus dinikmati dan dirayakan. Sudah lama klub ini tidak punya waktu untuk kegembiraan dan hari ini kami telah membuktikan bahwa kami akan kembali. Dengan ide permainan ini Anda dapat bersaing,” katanya seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

Kemenangan ini membalaskan dendam Barcelona usai ditekuk pada semifinal Piala Super Spanyol. Serta menjadi kemenangan pertamanya di laga el clasico sebagai pelatih.

“Saya masih pemula dan kemenangan ini menguatkan saya. Saya tidak ingin dipuji secara pribadi, ini adalah kemenangan tim. Saya ingin kejayaan bagi Barca,” tambahnya.

Sedangkan menurut Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti kekalahan timnya
terjadi akibat skema yang diterapkannya di lini pertahanan tidak berjalan sempurna. Terlebih lagi, Barcelona melihat dan mampu memanfaatkan momentum tersebut.

“Kami memulai dengan pertahanan tiga orang, mencoba satu lawan satu di belakang, tetapi tidak berhasil, ini bukan malamnya,” kata Ancelotti dinukil dari Marca.

“Mereka memiliki lebih banyak kontrol bola dan menekan sedikit lebih tinggi. Awal yang bagus tetapi dengan 0-1 kami kehilangan kendali, mereka menemukan ruang dan melukai kami,” sambungnya.

Barcelona memang sedari awal mendominasi jalannya pertandingan. Keempat gol Barcelona dicetak Aubameyang (29′, 51′), Ronald Araujo (38′), dan Ferran Torres (47′), dua babak yang dijalani mampu dimanfaatkan dengan menciptakan dua gol disetiap babak. Aubameyang pun menjadi man of the match setelah mengemas dua gol dan tampil gemilang dengan total 6 tembakan dan 2 umpan kunci.

Hasil ini membuat Barcelona duduk di posisi ketiga dengan 54 poin dari 28 laga. Madrid masih di puncak klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 66 poin dari 29 pertandingan.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button