Normalkan Stok BBM di Lutra dan Lutim, Bantuan Kepolisian Dibutuhkan

Pertamina Maksimalkan Suplai dari Sulteng dan Sultra

Baaca.id, PALOPO – Normalisasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kabupaten Luwu Utara (Lutra) dan Luwu Timur (Lutim) terus diupayakan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Upaya ekstra tersebut mesti dilakukan Pertamina sejak terputusnya jalur penghubung Kota Palopo ke Lutra dan Lutim akibat keretakan parah jembatan di Kecamatan Telluwanua, Palopo pada 30 Oktober 2021 malam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan Pertamina sudah menempuh pola suplai alternatif untuk memastikan BBM tersedia di Lutra dan Lutim dengan jenis Pertalite dan Biosolar.

“Masyarakat diimbau tak perlu panik dan tidak melakukan pembelian berlebih. Saat ini kami bersama pemda dan kepolisian sedang berusaha mengurai jalur agar suplai BBM dapat normal kembali, serta melakukan alternatif suplai,” ujarnya.

Lanjut Laode menyampaikan, sebagai upaya untuk membantu mempercepat normalisasi pasokan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan kepala pemerintah setempat untuk meminta percepatan perbaikan Jembatan Telluwanua.

Koordinasi juga dilakukan dengan pimpinan Polda Sulsel untuk dukungan pengamanan di SPBU serta pengawalan pengiriman mobil tangki baik BBM ataupun elpiji.

“Kami telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar BBM dan elpiji bisa sampai kepada masyarakat dengan cepat dan selamat,” aku Laode.

Laode pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor ke polisi jika mendapati adanya aksi pembelian BBM secara berlebih. Juga dapat menghubungi call center Pertamina 135. Sehingga hal tersebut dapat cepat ditindak dan mencegah oknum-oknum yang mengambil keuntungan dari situasi ini.

Seperti diketahui, jalur penghubung Kota Palopo ke Lutra dan Lutim terputus akibat retaknya jembatan di Telluwanua, Palopo pada 30 Oktober 2021 malam.

Pasca kejadian tersebut, transportasi pun terpaksa ditempuh melalui beberapa jalur alternatif yang tidak sepenuhnya beraspal dan menyulitkan setelah hujan mengguyur.

Hal serupa juga dialami mobil tangki dari terminal BBM Palopo yang selama ini sebagai penyuplai utama BBM ke Lutra dan Lutim.

Antisipasi maupun alternatif pengiriman BBM ke Lutra dan Lutim pun dilakukan Pertamina sejak tanggal 3 November 2021. Di antaranya melalui alternatif pengiriman dari Terminal BBM Poso, Terminal BBM Kolonedale, Terminal BBM Kolaka.

Sementara dari Teminal BBM Palopo sendiri, suplai BBM berkisar 160 – 320 kilo liter per hari. Juga sebagai upaya normalisasi pasokan BBM di 8 SPBU di Lutra dan 8 SPBU di Lutim. (*)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button