Pangdam Hasanuddin Temui Plt Gubernur Sulsel, Banyak Pembahasan

Baaca.id, MAKASSAR– Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, (16/4/2021).

Lebih dari satu jam mereka berbincang-bincang. Keduanya membahas banyak hal terkait Provinsi Sulsel. Di antaranya terkait keamanan, serta sinergitas dalam pembangunan untuk masyarakat antara TNI dan pemerintah daerah.

“Kita harap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk masyarakat,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman mengungkapkan, Pemprov Sulsel berharap ada pertemuan rutin yang digelar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sebab ia mengaku sangat menanti adanya masukan-masukan dari banyak pihak untuk membangun Provinsi Sulsel.

“Kita menginginkan, ada pertemuan rutin untuk membahas isu-isu bersama Forkopimda. Jika ada masukan terkait keamanan, ketertiban dan isu masyarakat,” ujarnya.

Pada Ramadan kali ini, adik mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman itu juga menyampaikan, Pemprov Sulsel saat ini telah mengizinkan masyarakat untuk bisa salat tarawih di masjid. Namun, tetap dengan memenuhi protokol kesehatan yang ketat.

Sementara untuk kendaraan yang boleh melintas jelang mudik, Pemprov Sulsel hanya mengizinkan wilayah aglomerasi di Mamminasata. Yakni Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar.

Sebagaimana diketahui, jelang mudik Ramadan kali ini akan ada petugas yang berjaga di setiap perbatasan. Yakni pada 6-7 Mei 2021.

“Jadi sekiranya dilakukan screening, kendaraan bisa menggunakan logo yang dibuat pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Yang diwaspadai itu dari luar Sulsel, namun pemerintah pusat sudah keluarkan aturan tidak ada transportasi pada jelang lebaran nanti,” jelasnya.

Di hadapan Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno yang baru saja menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin, Senin (5/4/2021) lalu itu, Andi Sudirman menyampaikan, keinginannya membuat mitigasi. Mengingat kondisi saat ini tengah musim hujan, dan Sulsel merupakan provinsi yang rawan akan bencana saat musim hujan.

Dia juga berharap ada sistem tim komando yang bertugas untuk pemetaan dalam penyaluran logistik di posko bantuan saat ada bencana.

Sehingga pembagian lebih merata, penataan logistik lebih terarah, mudah dikontrol dan tepat sasaran.

Pemprov Sulsel, kata dia, siap bersinergi dengan Kodam XIV/Hasanuddin dalam mendukung program TNI untuk masyarakat.

Merespon hal itu, Mayjen Mochamad Syafei Kasno mengatakan, terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sulsel.

Hal itu sejalan dengan program TNI, salah satunya dalam pembukaan rintisan jalan yang selama ini dibangun oleh Pemprov Sulsel.

“Sesuai dengan fungsi Kodam Hasanuddin untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk program teritorial ke masyarakat. Misalnya bisa dengan kerja bakti, pembukaan jalan. Kami harap bersama pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan bergotong royong bersama masyarakat. Aparat TNI siap turun dan kami juga sudah siap alat berat lengkap,” jelasnya. (Efrat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button