Rasakan Keindahan Alam Semesta di Pango-pango Toraja

Baaca.id — Pango-pango merupakan kawasan wisata yang berbentuk kebun kopi dan beragam hasil bumi lainnya. Berlokasi di Dusun Pasang, Desa Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tepatnya di atas puncak gunung Pango-pango, dengan ketinggian 1600-1700 mdpl.

Namun, Wisata di Pango-pango tidak hanya soal kebun kopi saja, banyak area yang dapat dijadikan sebagai spot foto menarik, dan tentunya Instagrammable, bagi para pengunjung yang gemar melakukan foto selfie dan membagikannya ke media sosial.

Awalnya, agrowisata di Pango-pango Toraja adalah bekas dataran tinggi, yang kurang mendapat perhatian dari masyarakat sekitar. Banyak orang juga menyebutnya sebagai “Negeri di Atas Awan”, karena letaknya di area perbukitan.

Selain itu, lokasi perbukitan di Pango-pango dulunya juga digunakan sebagai tempat meneropong pergerakan musuh bagi tentara penjajah Jepang pada jaman penjajahan.

Mereka beranggapan kalau lokasi tersebut sebagai tempat strategis yang dapat digunakan untuk memantau pergerakan musuh, lantaran lokasinya yang berada di dataran tinggi.

Tempat wisata ini juga bisa dikatakan sebagai “hutan”, yang berhasil disulap oleh pemerintah setempat menjadi sebuah destinasi wisata yang memukau, dan dapat menarik banyak wisatawan dari seluruh penjuru nusantara.

Tak ayal, nama Tana Toraja menjadi semakin terangkat, setelah kehadiran agrowisata Pango-pango.

Berikut ini adalah beberapa fasilitas yang bisa anda nikmati, selama berada di bukit Pango-pango Toraja.

Instagrammable View

Setelah tiba di lokasi wisata, pengunjung bakal disambut pepohonan dan semak hijau rindang. Walaupun demikian, akses jalan juga sudah diberikan disana.

Jalan tersebut membantu pengunjung agar lebih mudah menjelajahi lokasi wisata. Di bukit tertentu, anda bisa menemukan fasilitas istirahat berupa gazebo.

Dari gazebo itu, anda sudah bisa menyaksikan panorama keindahan alam serta menikmati hembusan angin sepoi-sepoi, sambil beristirahat santai.

Eiitss jangan lupa, view yang anda saksikan dari gazebo tersebut, sangat Instagrammable, dan cocok untuk diabadikan bersama orang-orang terdekat anda. Termasuk untuk melihat langsung sunrise dan sunset.

Cocok Bagi Para Pecinta Alam

Destinasi agrowisata selalu memberikan cerita menarik, keindahan alam yang memukau serta udara sejuk untuk dinikmati bersama.

Dengan ketinggian mencapai 1600 hingga 1700 Mdpl, sudah pasti udara disana sangat dingin nan sejuk. Oleh karena itu, para pengunjung disarankan membawa jaket ketika berada di kawasan bukit Pango-pango Toraja, khususnya jika anda datang di pagi hari.

Mengingat objek wisata ini merupakan agrowisata, maka Pango-pango Toraja akan sangat cocok bagi anda yang suka berpetualang di alam terbuka, atau termasuk kategori pencinta alam.

Banyak Menyediakan Souvenir untuk Dijadikan Oleh-oleh

Selain menyediakan pemandangan yang begitu indah, agrowisata Pango-pango Toraja juga dapat memberi banyak hadiah souvenir, untuk dibawa pulang dan diberikan kepada orang-orang di rumah, atau dikirimkan ke Saudara jauh di luar daerah.

Mungkin anda pernah mendengar kopi Toraja? Ya, dari agrowisata inilah, kopi tersebut berasal. Kopi ini telah disuplai ke berbagai pelosok daerah, yang bisa anda nikmati dan beli langsung dari sumbernya, untuk dijadikan souvenir. Selain kopi, ada juga sayur-mayur, enau, buah coklat, tamarillo dan lain-lain yang juga bisa anda bawa pulang sebagai hadiah untuk orang-orang tercinta.

Baca Juga:

Menyediakan Wahana Tambahan

Demi menambah kepuasan wisatawan, pengelola wisata pun menyediakan berbagai wahana permainan outbond, yakni flying fox, yang memiliki panjang sekitar 120-150 meter. Peserta memerlukan waktu sekitar 20 detik untuk dapat mencapai garis finish.

Kegiatan menarik lainnya yang bisa dilakukan disini adalah tentunya petik-memetik. Ya, pengunjung diperbolehkan mengelilingi seluruj kawasan perkebunan, dan dapat memetik buah dan sayur-mayur di daerah tersebut.

Setelah lelah berkeliling kebun dan memetik banyak buah serta sayuran, pengunjung bisa bersantai di gazebo yang telah disediakan. Total ada 12 gazebo yang dibangun di kawasan agrowisata Pango-pango di Tana Toraja.

Wahana lainnya yang layak dicoba adalah jembatan gantung. Selain memberikan spot foto yang Instagrammable, jembatan gantung ala Pango-Pango ini juga tidak terlalu ekstrim layaknya ayunan gantung, dan pastinya aman untuk dilalui pengunjung

Pepohonan Pinus Menambah Suasana Sejuk

Kehadiran pepohonan pinus yang rindang di sekitaran kebun, membuat suasana menjadi semakin adem ayem. Udaranya tetap terasa sejuk meskipun berada di siang bolong. Jangan lupa anda juga bisa menikmati jajanan yang tersedia di sekitaran lokasi wisata.

Nikmati Sensasi Kamping “Di Atas Awan”

Jika kedatangan anda tidak bertepatan dengan datangnya gumpalan awan, tempat ini menawarkan beberapa villa dengan harga yang cukup terjangkau. Namun jika ingin merasakan sensasi kamping bak di negeri di atas awan, cukup sewa tenda lalu pilih lokasi yang tepat untuk berkamping ria.

Jangan salah, agrowisata Pango-pango Toraja juga cocok dijadikan kawasan berkemah, bagi para pencinta alam maupun Pramuka. Pengalaman berkemah anda dijamin akan terasa berbeda.

Harga Tiket Masuk ke Pango-pango Toraja

Biaya retribusi wisata pun tergolong murah. D imana setiap pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000. Bila pengunjung ingin membawa barang hasil petikan di kebun, maka diwajibkan membayar sesuai harga yang telah ditentukan oleh pihak pengelola wisata. Tenang saja, harganya tetap terjangkau kok.

Itulah ulasan mengenai agrowisata Pango-pango Toraja di Makele, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Pastikan Pango-pango menjadi referensi liburan anda, ketika berkunjung ke Sulawesi Selatan, khususnya di bumi Tana Toraja. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button