Partai Berkarya Kubu Tomy Menang, Kader Siap Konsolidasi

Partai Berkarya Kubu Tomy Menang, Kader Siap Konsolidas

Baaca.id, BULUKUMBA – Pengurus dan kader Partai Berkarya Kabupaten Bulukumba kubu Hutomo Mandala Putra mengaku bersyukur atas putusan banding Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta. Kemenangan disambut gembira para kader.

Di Bulukumba, para kader mengaku siap memulai konsolidasi. Mereka akan turun hingga ke tingkat desa.

“Kita bersyukur atas kemenangan Partai Berkarya melalui proses hukum banding di PT TUN Jakarta,” kata Sekretaris Partai Berkarya Kabupaten Bulukumba, Syahyul Lide, Senin (6/9/2021).

Menurut Syahyul, pihaknya sudah mendapat perintah dari DPP Partai Berkarya untuk segera melakukan langkah-langkah konkret menyikapi putusan banding di PT TUN Jakarta tersebut.

“Perintah dari DPP sudah ada. Kita akan segera melakukan konsolidasi internal pengurus dan kader Partai Berkarya Bulukumba untuk mengambil langkah-langkah strategis,” katanya.

Syahyul menerangkan, sebelumnya ada beberapa agenda-agenda Partai Berkarya Bulukumba yang tertunda. Olehnya pihaknya akan segera menindaklanjutinya berdasarkan Undang-undang Partai Politik dan AD/ART Partai Berkarya.

“Kita juga akan segera menindaklanjuti agenda-agenda yang terpending dalam menghadapi momen politik ke depan. Ini sesuai dengan surat DPP Partai Berkarya Nomor 171/DPP/Berkarya/VII/2021,” katanya.

Ia menerangkan, banyak hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi Pemilu pada tahun 2024 mendatang. Persiapan itu, katanya, harus dimulai dari sekarang secara tuntas dan matang.

“Kita harus bergerak masif membentuk kepengurusan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Setelah itu, mengorganisir semua potensi dan kekuatan yang ada di desa dan kelurahan tersebut,” jelasnya.

Hingga berita ini tayang, belum diperoleh konfirmasi dari pihak Partai Berkarya Kabupaten Bulukumba kubu Muchdi Purwoprandjono.

Diketahui sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta memenangkan gugatan kubu Tommy Soeharto. Kubu ini melayangkan gugatan kepengurusan Partai periode 2020-2025. Majelis hakim PTUN Jakarta mengabulkan seluruhnya gugatan pihak Tommy, pada Februari 2021 lalu.

Sementara, Tommy Soeharto digoyang dari kursi ketua umum melalui kongres luar biasa yang digelar kubu Muchdi Purwoprandjono. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pun akhirnya mengeluarkan SK kepengurusan yang dipimpin Muchdi.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button