Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg untuk Bayar Utang

Baaca.id — Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) inisial IGAS kedapatan mencuri emas batangan seberat hampir 2 kilogram, yang merupakan barang bukti perkara korupsi Yaya Purnomo, mantan pejabat di Kementerian Keuangan.

IGAS merupakan anggota satuan tugas (satgas) di Direktorat Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi). Direktorat itu berada dibawah Kedeputian Bidang Penindakan dan Eksekusi di KPK.

Emas yang dicuri tersebut kemudian digadai seharga Rp 900 juta. “Bentuknya adalah emas batangan, kalau ditotal semua jumlahnya adalah 1.900 gram, jadi 2 kilo kurang 100 gram,” kata Ketua Dewas KPK, Tumpak Panggabean dalam konferensi pers, Kamis (8/4/2021).

Sebagian dari emas itu digadaikan untuk membayar utang yang melilit IGAS. “Cukup banyak utangnya, karena yang bersangkutan terlibat dalam suatu bisnis tidak jelas, forex itu,” ucap Tumpak seperti dilansir Kompas.com.

Forex atau foreign exchange adalah transaksi jual beli mata uang asing. Di Indonesia, bisnis semacam ini legal karena memiliki payung hukum UU 10/2011 dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Kasus pencurian ini terjadi pada awal Januari 2020, namun baru ketahuan pada Juni 2020. “Ini terjadi di bulan awal Januari 2020, mengambilnya ini tidak sekaligus, beberapa kali, dan ketahuannya pada saat barang ini mau dieksekusi sekitar akhir Juni 2020,” jelas Tumpak.

Meski demikian, IGAS menebus emas yang telah digadai tersebut dengan uang yang diperoleh dari hasil tanah warisan orang tuanya.

“Bulan Maret 2021, berhasil ditebus oleh yang bersangkutan dengan cara berhasil menjual tanah warisan orang tuanya,” katanya.

Saat ini, IGAS telah dilaporkan ke polisi dan sudah diperiksa oleh penyidik. “Yang bersangkutan sudah diperiksa oleh penyidik Polres beserta juga beberapa saksi dari sini. Jadi sidang kami ini tidak menghapuskan pidana, pidana tetap jalan,” tutup Tumpak.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma mengatakan telah lakukan pemeriksaan terhadap IGAS. Mantan pegawai KPK itu saat ini berstatus saksi dalam penyelidikan dugaan pencurian emas tersebut.

“Sudah kita periksa. Statusnya masih saksi juga,” kata Jimmy yang dikutip dari detik.com.

Related Articles

Back to top button