Pegiat Musik Parepare Keluhkan Perpanjangan PPKM

Dinilai Batasi Aktivitas Bermusik

Baaca.id, PAREPARE – Pemkot Parepare telah menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 060/32/GT.Covid-19. Tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

SE tersebut sedianya guna memaksimalkan pengendalian penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19), khususnya di Parepare. Namun rupanya, SE tersebut berbuntut sorotan, utamanya dari kalangan pegiat musik di kota kelahiran presiden ketiga RI, BJ Habibie itu.

Dikabarkan, SE yang dikeluarkan Pemkot Parepare itu memuat aturan larangan dilakukannya pertunjukan musik secara live di kafe maupun warung kopi (warkop) yang kini semakin banyak menyebar di Parepare.

Seorang pegiat musik Parepare, Rusdi mengungkapkan, aturan yang dikeluarkan oleh Pemkot Parepare seakan-akan menginterfensi ataupun mengintimidasi terhadap aktivitas warga yang mengais rezeki dengan jalan bermusik.

“Aturan yang keluar tersebut (perpanjangan PPKM) sepertinya ada interfensi. Terlalu intimidasi terhadap kami pekerja seni (musik). Padahal sebelumunya Bapak Wali Kota (Taufan Pawe) mengizinkan,” keluh Rsudi, Senin (8/3/2021).

Rusdi mengatakan telah banyak musisi Parepare yang sampai terpaksa menjual alat musik mereka demi menyambung hidup. Sebab, mata pencaharian mereka hanya bermusik secara live musik baik itu di cafe maupun dihajatan.

“Dengan peraturan yang baru ini, banyak teman-teman yang pekerjaannya hanya melakukan live music sampai menjual alat mereka untukmenyambung hidup. Jika memang kami musisi dilarang untuk bermusik, berikanlah kami kompensasi,” katanya.

“Kami sangat mengharapkan Bapak Wali Kota dapat memberikan penjelasan terkait dilarangnya melakukan live music. Surat edaran ini juga harus dikaji ulang Pemerintah Kota Parepare,” imbuhnya.

Diketahui, salah satu yang termuat dalam surat edaran Nomor 060/32/GT.Covid-19 itu, yakni poin 4 huruf d mengatakan bahwa tidak diperkenankan melakukan live music (bermusik secara live). (wahyu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button