Pejabat Bulukumba Jalani Tes Urine, Bupati: Positif, Saya Ganti

Baaca.id, BULUKUMBA – Puluhan pejabat Pemkab Bulukumba menjalani tes urine usai dilantik, Jumat kemarin. Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menegaskan akan langsung mencoret pejabat yang positif menggunakan narkoba.

Bupati mengambil sumpah serta melantik puluhan pejabat, Jumat (15/10/2021). Mereka yang dilantik terdiri atas 26 pejabat eselon 3 dan 34 pejabat eselon 4 selaku pejabat administrator dan pengawas.

Hadir menyaksikan pelantikan, Wabup Andi Edy Manaf, Wakil Ketua DPRD Bulukumba Hj. Sitti Aminah Syam, unsur Forkopimda Bulukumba, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, serta jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulukumba.

Andi Utta, sapaan akrab bupati mengungkapkan, pelantikan kali ini merupakan pelantikan pejabat dengan jumlah yang sedikit lebih banyak untuk posisi penting dan strategis. Kata dia, secara garis besar, pejabat yang dilantik terdiri atas camat, lurah, serta pengisian beberapa jabatan kosong dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Terpilihnya saudara sekalian melalui mutasi ini diharapkan menjadi momentum dalam mengakselerasi pencapaian visi misi dan program kegiatan Bupati dan Wakil Bupati kedepan” ujarnya.

Andi Utta berpesan kepada para camat dan lurah yang dilantik, agar mampu menjadi pengendali program kegiatan dan kebijakan pemerintah pada wilayahnya masing-masing. Selain itu, hal penting yang harus menjadi perhatian para camat dan lurah yakni percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk mencapai herd immunity, dan memaksimalkan penerimaan PBB-P2.

Andi Utta menambahkan, masih akan ada pelantikan-pelantikan dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, dan jabatan pengawas, yang mana diharapkan dapat mengefektifkan jalannya roda penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan untuk mengawal pemerintahan periode saat ini.

“Setelah ini, tentu masih akan ada pelantikan-pelantikan berikutnya. Setelah dilakukan proses penggodokan oleh Tim Pansel atau Baperjakat,” ungkap Bupati Andi Utta.

Sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi serta mewujudkan aparatur pemerintah yang bertanggungjawab, pejabat yang dilantik diminta untuk menandatangani pakta integritas dan bersedia dievaluasi jika dalam kurun waktu 3 sampai dengan 6 bulan tidak mampu melaksanakan tugas dan target yang diberikan.

Usai dilantik, para pejabat menjalani tes urine. Tujuannya untuk memastikan pejabat yang baru saja dilantik tidak terlibat maupun terindikasi dalam penggunaan dan penyalahgunaan narkotika.

“Semua tanpa terkecuali, pejabat yang baru saya lantik hari ini semua jalani tes urine, untuk memastikan tidak ada pejabat yang terlibat narkoba,” tegas Andi Utta.

Ia juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila ada pejabat yang terlibat penyalahgunaan narkotika, serta tidak akan memberikan toleransi.

“Saya sama pak wakil tidak ingin ada pejabat yang terlibat narkoba. Kalau ada yang terbukti, langsung saya tindaki dan saya ganti,” ucapnya saat memantau pelaksanaan tes toksikologi.

Sekadar diketahui, seluruh sampel urine yang diperiksa tersebut hasilnya negatif atau tidak ada indikasi penyalahgunaan narkotika.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button