Pekerja Bakal Dapat Subsidi Upah Jika Gajinya di Bawah Rp3,5 Juta

BAACA.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU), sebesar Rp1 juta kepada pekerja yang dibawah gaji Rp3,5 Juta. Bantuan tersebut bakal disalurkan oleh pemerintah pada tahun ini, menyusul bantuan subsidi upah yang diberikan sepanjang 2020-2021.

Dana yang disiapkan pemerintah untuk program BSU ini sebesar 8,8 triliun yang akan diberikan kepada 8,8 juta pekerja di Indonesia.

“Ada program baru yang diarahkan Bapak Presiden, yaitu pekerja yang bergaji di bawah Rp3,5 akan mendapatkan subsidi upah tambahan sebesar 1 juta per penerima.”. Hal ini disampaikannya usai sidang kabinet paripurna tentang antisipasi situasi dan perkembangan ekonomi dunia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/4/2022).

Sebelumnya, Airlangga menyebut pemerintah sedang menyiapkan bantuan subsidi upah. Namun, bantuan subsidi upah kali ini diperuntukkan bagi pekerja yang gajinya di bawah Rp 3 juta. Ia melanjutkan, saat ini pemerintah sedang membahas mekanisme pemberian subsidi upah tersebut.

Dalam rapat terbatas pada Senin juga, Presiden Joko Widodo secara khusus memberi arahan agar program bantuan subsidi upah ini segera dimatangkan.

“Tadi ada arahan Presiden terkait dengan program bantuan subsidi upah, di mana ini akan terus dimatangkan. Ini sedang dimatangkan kemungkinan akan dalam waktu dekat akan diumumkan,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (4/4/2022).

Selain itu Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi pun memastikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp 3 juta per bulan bakal cair bulan April 2022.

Program BSU akan dilanjutkan pada 2022 ini. Dia bilang, program tersebut akan dilakukan melalui skema Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) untuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pihaknya saat ini telah melakukan serangkaian kordinasi terkait dengan keputusan tersebut. Kemenaker juga tengah membahas terkait nominal besaran BSU 2022, yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.

“BSU ini nanti kalau sudah selesai akan saya sampaikan, ini saya sedang mengejar kebijakan yang akan kita keluarkan dalam waktu dekat, seperti THR, BSU, JHT. Semua pelan–pelan, satu–satu kita selesaikan,” tegasnya.

Penulis: Azzubair/Editor: Fikri



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button