Pelatih PSM Bantah Pakai Taktik Parkir Bus

Baaca.id, MALANG — Keberhasilan PSM Makassar lolos ke babak semifinal Piala Menpora 2021, menuai sorotan. Tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini dinilai bermain terlalu bertahan atau parkir bus.

Tuduhan itu langsung dibantah Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola. Pelatih berlisensi A AFC ini mengaku kalau dirinya hanya menekankan ke seluruh penggawa PSM Makassar untuk bermain lebih sabar, disiplin, dan bekerja keras. Utamanya kuartet lini belakang yang diisi Zulkifli Syukur, Erwin Gutawa, Hasim Kipuw, dan Abdul Rachman, sehingga sangat sulit ditembus.

“Saya memang menginstruksikan kepada semua anak-anak untuk lebih fokus dalam menjaga pertahanan. Tapi bukan bertahan total. Di sisi lain, saya tetap mempersiapkan strategi counter attack,” ungkap Syamsuddin Batola.

Lebih lanjut, Syamsuddin Batola juga menyebut kondisi lapangan Stadion Kanjuruhan yang tergenang akibat diguyur hujan deras saat babak kedua memaksa PSM Makassar untuk bertahan.

“Saat menit ke-70 terjadi hujan deras yang membuat lapangan licin dan aliran bola tidak berjalan dengan baik sehingga saya meminta anak-anak untuk fokus bertahan saja. Untungnya anak-anak juga cepat mengambil keputuaan, terutama kapten kami yang langsung mengomandoi teman-temannya di lapangan,” pungkas juru taktik berusia 53 tahun ini. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button