Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika Perlu Strategi dengan Pelibatan Seluruh Komponen Masyarakat

Baaca.id, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, tindakan penyalahgunaan narkotika sudah termasuk kejahatan luar biasa.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam Rapat Paripurna terkait rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, Senin (8/11/2021).

Upaya penindakan tersebut, lanjutnya, tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Namun juga diperlukan intervensi dan dukungan kebijakan daerah, termasuk di provinsi Sulsel, yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, efektif, dan efisien.

“Upaya untuk menghilangkan penyalahgunaan narkotika tidak semata-mata bergantung hanya pada aspek penindakan saja,” jelas Andi Sudirman saat Rapat Paripurna di Sekretariat DPRD Sulsel kemarin.

“Namun diperlukan kebijakan dan strategi dengan pelibatan seluruh komponen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penindakannya,” imbuhnya. (*)

Bersamaan dengan Ranperda terkait penyalahgunaan narkotika, juga digelar penjelasan Plt Gubernur Sulsel terkait Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022.

Termuat dalam Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022 Pemprov Sulsel akan fokus pada pembangunan yang mengarah pada inovasi pemanfaatan potensi sumber daya alam (SDA) kebangkitan ekonomi.

“Muatan rancangan APBD Tahun 2022 ini tetap menitikberatkan pada apa yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2022 dan tetap mempertimbangkan dinamisasi perkembangan lingkungan strategis Sulawesi Selatan pada khususnya,” ungkap Andi Sudirman. (*)

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button