Pemprov Sulsel Bentuk Tim P3DN

BAACA.ID, MAKASSAR— Program Peningkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri atau
P3DN, merupakan upaya Pemerintah pusat untuk mendorong masyarakat, agar lebih menggunakan produk dalam negeri dibandingkan produk impor.

Merespons upaya tersebut, Pemprov Sulsel membentuk Tim P3DN. Langkah pertama, yang dilakukan adalah, menyiapkan anggaran untuk alokasi anggaran penggunaan produk dalam negeri, dan produk usaha kecil (UMKM) atau koperasi.

Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menyampaikan, hal tersebut saat mengikuti Kegiatan Business Matching yang diselenggarakan di Hotel Grand Hyatt Bali, Kawasan Wisata Nusa Dua, Jumat, (25/3/2022).

“Kegiatan tersebut memang untuk mendukung tumbuh suburnya ekonomi di Sulsel lewat produk lokal,” sebutnya.

Khusus alokasikan anggaran untuk Produk Dalam Negeri sebesar (PDN), kata Abdul Hayat Gani, itu Rp2.310.851.705.564 atau 58 persen dari Pagu Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Sementara untuk alokasikan anggaran untuk penggunaan produk usaha kecil dan koperasi sebesar Rp1.460.808.408.231 atau 37 persen dari Pagu RUP. Adapun total Pagu RUP Rp3.982.335.262.700.

Dia menambahkan, aksi afirmasi tim P3DN Pemprov Sulsel sudah mengikuti katalog lokal dan market place sendiri melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel nomor 861/III/tahun 2021 tentang pengelola katagog lokal dan market place. Kemudian SK Gubernur Sulsel nomor 2035/IX/tahun 2021 tentang tim verifikator dan sekretariat katalog lokal komoditas pemiliharaan rutin jalan.

Sebagaimana disampaikan Abdul Hayat Gani, Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel sangat mendukung dan apresiasi Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

“Pemerintah Provinsi Sulsel sangat mengapresiasi dan mendukung penuh Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dalam mendorong national branding dan produk unggulan lokal melalui UMKM,” tutupnya.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button