Pemprov Sulsel dan BI Susun Roadmap untuk Pengendalian Inflasi Daerah

Baaca.id, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulsel menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Peta Jalan guna pengendalian Inflasi daerah Tahun 2022 – 2024.

Rakor ini dibuka oleh Ichsan Mustari selaku Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Setda Provinsi Sulsel, di Hotel Claro Makassar, pada Selasa (8/2/2022).

Dalam helatan kegiatan tersebut,  Since Erna Lamba  selaku Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan (Karo Ekbang) Setda Prov. Sulsel turut tampil sebagai narasumber, bersama Asisten Direktur Bank Indonesia Wilayah Sulsel Abdul Aziz.

Ichsan Mustari dalam sambutannya menyampaikan, Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2022-2024 disusun untuk menjawab tantangan pengendalian inflasi jangka menengah.

Oleh karenanya, ia pun  berharap Tim PengendaliInflasi Daerah (TPID) Sulsel bisa bersinergi dan mensinkronkan road map yang disusun dengan dokumen perencanaan daerah.

“Mengapa road map pengendalianinflasipenting, karenadapatmemastikankesinambungan, sinkronisasi dan ketepatankerja TPID dengankarakteristikdaerah. Sinkronisasi program kerja OPD, dan mendorong OPD/instansiterkaituntukmembuatinovasi program terkaitpengendalianinflasi,” terang Ichsan.

Sementara, Kepala Biro Ekbang Provinsi Sulsel, Since Erna Lamba, pada kesempatannya, di kegiatan dengan tema Strategi Pengendalian Inflasi Daerah 2022- 2024 tersebut, ia memaparkan, strategi pengendalian inflasi itu kuncinya 4K. Yakni : Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasiefektif.

“Dengan 4K, kitaberharapinflasi di Sulselkurunwaktu 2022 hingga 2024 berada pada kisaran 3% plus minus satupersen,” sebut Since.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button