Pemprov Sulsel Hadirkan Ranperda Pemenuhan Hak guru dan Siswa

Segera Segera Diajukan ke Kemedagri

Baaca.id, MAKASSAR – Pemenuhan hak guru dan siswa turut diatensi Pemprov Sulsel. Karenanya, Ranperda tentang Sekolah Ramah Guru dan Siswa pun dibuat.

Menurut Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, ranperda tersebut dapat menjadi instrumen hukum untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan antara guru dan siswa yang sering kali terjadi di lingkungan sekolah.

“Materi muatan yang diatur dalam ranperda tersebut akan menjadi dasar kebijakan setelah ditetapkan menjadi perda dalam rangka pemenuhan hak guru dan siswa pada satuan pendidikan sesuai kewenangan pemerintah,” tegasnya.

Ranperda tentang Sekolah Ramah Guru dan Siswa telah mendapat persetujuan DPRD Sulsel saat rapat paripurna di Sekretariat DPRD Sulsel, Selasa (21/9/2021) di

Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Plt Gubernur Sulawesi Selatan dan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari. Bersamaan Ranperda tentang Perubahan APBD 2021.

Tidak hanya menjangkau proses belajar mengajar secara tatap muka dalam kondisi normal, ranperda tentang Sekolah Ramah Guru dan Siswa diharapkan juga dapat menjangkau kondisi proses belajar mengajar. Terlebih di masa pandemi Covid-19.

Setidaknya, sembilan Fraksi di DPRD Sulsel menyetujui Ranperda tentang Sekolah Ramah Guru dan Siswa dan Ranperda tentang Perubahan APBD Sulsel.

Usai ditandangani bersama eksekutif dan legislatif, selanjutnya akan melalui tahapan evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sebelum ditetapkan menjadi perda. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button