Penjaringan CPNS 2021 Dibuka Sebanyak 1,3 Juta Formasi

Baaca.id, JAKARTA — Kabar gembira buat yang berminat menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS). Proses pendaftaran untuk Tahun Anggaran 2021 segera dimulai. Yakni, 8-30 April.

Jadwal pendaftaran CPNS 2021 itu beredar setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyetujui rencana kebutuhan PNS ataupun aparatur sipil negara (ASN) dalam tes CPNS 2021.

Seleksi ASN akan terbagi menjadi dua posisi. Antara lain adalah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sesuai PP Manajemen PNS | No. 11 Th. 2017 Ps. 8 Rincian kebutuhan PNS setiap tahun.

Juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PP Manajemen PPPK | No. 49 Th. 2018 Ps. 4 Kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PPPK.

“Secara total tahun 2021 pemerintah telah menentukan kebutuhan ASN sejumlah sekitar 1.300.000,” terang Plt Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjanarko.

“Termasuk tenaga guru ada 1 juta, ada tambahan juga untuk dokter, perawat, bidan, dan juga tenaga penyuluh,” jelasnya lagi.

Lanjut Teguh memaparkan, penetapan formasi akan digenjot dalam bulan Maret. Kemudian April hingga Mei 2021 akan dibuka proses pendaftaran CPNS 2021. “Juni 2021, mulai dilakukan seleksi (tes CPNS 2021),” imbuhnya.

Tjahjo pun mengatakan, susutnya kebutuhan pegawai negeri sipil atau PNS juga menyesuaikan dengan perubahan pola kerja dengan tatanan normal baru pada tes CPNS 2021.

Pasalnya, pandemi Covid-19 ternyata membuat pola kerja di rumah dan di kantor secara bergantian menjadi mungkin untuk dilakukan.

“Prinsipnya sesuai kebutuhan K/L, instasi, maupun pemerintah daerah, bukan keinginan yang selama ini ada. Sehingga membengkak. Termasuk mencermati pergerakan, perkembangan, dan dinamika selama 2020 adanya pandemi Covid-19 ini yang ada kebijakan kerja kedinasan di rumah dan kantor,” ujar dia.

adapun ketentuan yang dikeluarkan Pemerintah antara lain :
1. Akhir Maret 2021, formasi mulai diserahkan ke masing-masing PPK K/L/D.
2. Instansi yang belum melengkapi dokumen agar segera menyelesaikan.
3. Kementerian PANRB akan mengeluarkan kebijakan pengadaan ASN 2021.
4. Instansi agar mempersiapkan pelaksanaan seleksi ASN yang adil, objektif, transparan, akuntabel, bebas KKN, dan tidak dipungut biaya.

5. Untuk pelaksanaan Seleksi ASN: Non Guru akan menggunakan Sistem CAT BKN dan Guru akan menggunakan Sistem UNBK Kemendikbud.(*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button