Penjual Takjil Bakal Disanksi Jika Kedapatan Menjual Zat Berbahaya

Baaca.id, MAKASSAR — Penjual takjil atau jajanan untuk berbuka puasa bakal dikenakan sanksi jika kedapatan menjual takjil yang mengandung zat berbahaya.

Hal itu ditegaskan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Andi Khadijah Iriani. Dia mengatakan, jika ada penjual kedapatan menjual takjil yang mengandung zat berbahaya akan dicabut izin usahanya. “Bahkan bisa kena sanksi pidana,” tegas Iriani, Sabtu (16/4/2021).

Saat- saat seperti ini, lanjut Iriani, ada banyak jajanan atau takjil yang tersedia. Namun dia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarang mengonsumsi takjil.

Kata dia, pastikan jajanan tersebut bersih dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Sebab, risikonya akan membahayakan kesehatan.

“Memang kita tidak langsung merasakan dampaknya. Tetapi jika menumpuk terus menerus akan berbahaya suatu saat nanti,” kata dia.

Terkait bahan pengawet yang dicampurkan ke makanan, Iriani mengatakan, makanan tidak akan cepat basi jika benar-benar makanan tersebut bersih dan steril.

Alhasil, sebagaimana kunjungannya bersama BPOM, dua hari lalu, tidak ditemukan penjual yang menjual dengan zat berbahaya di jajanannya.

“Dua tahun lalu pernah kita dapatkan, tapi kita lalu melakukan pembinaan, jadi sepertinya mereka sudah mulai sadar yah,” pungkasnya. (efrat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button