Penutupan Tiba-tiba Kampus UIN Alauddin Timbulkan Kemacetan Parah, Begini Penjelasan Pimpinan

Baaca.id, MAKASSAR – Kampus II UIN Alauddin Makassar mendadak menutup akses masuk, Senin, 28 Juni 2021.

Akibatnya Jl HM Yasin Limpo mengalami kemacetan panjang sejak pukul 09.30 WITA hingga pukul 11.30 WITA belum juga terurai.

Kemacetan terjadi akibat antrian panjang kendaraan mobil dan motor yang hendak masuk ke dalam kampus, namun dicegat oleh petugas.

Berdasarkan pantauan, kemacetan sekitar 2 KM di sepanjang Jl HM Yasin Limpo. Dari percakapan grup WhatsApp, penutupan kampus secara tiba-tiba dikarenakan kedatangan mahasiswa yang membludak.

Sehingga pihak pimpinan UIN Alauddin Makassar mengambil keputusan untuk menutup akses masuk. “Kami bertindak sesuai arahan pimpinan,” ujar salah satu petugas Satpam yang sedang bertugas.

Sementara itu, para mahasiswa mengaku tidak mengetahui akan adanya penutupan tersebut.

Mereka mengaku tidak mendapat surat edaran dari kampus terkait pentupan tersebut.

“Tidak ada surat edaran (tersebar), makanya kami datang,” ucap salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Penjelasan Pimpinan Kampus

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin, Darussalam mengatakan, penutupan kampus sebagai penegasan bahwa selama ini pihak kampus belum pernah mengumumkan adanya pelayanan secara offline.

“Memang selama ini kan belum ada kegiatan offline, kalau sampai hari ini mahasiswa datang itu karena mereka tidak paham bahwa tidak ada kegiatan offline,” katanya, Senin, 28 Juni 2021.

Sementara terkait pengurusan berkas mahasiswa baru dalam hal ini tes kesehatan dan pengembalian berkas, Darussalam menjelaskan, pihak UIN Alauddin Makassar telah melakukan pengumuman terkait hal itu.

“Kalau kita lihat pengumuman (tes kesehatan) akan dijadwalkan ulang,” jelasnya.

“Kalau pengembalian berkas itu bisa dilihat (pada) pengumuman dan itu semua sudah tercantum di website UIN,” tambah Darussalam.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Prof Mardan telah menyampaikan pengumuman terkait penundaan pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru untuk jalur SBMPTN dan UMPTKIN.

Hal ini dilakukan mengingat meningkatnya kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah. Termasuk Sulsel.

“Disampaikan kepada seluruh camaba UIN Alauddin Makassar yang telah melakukan pendaftaran ulang Penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur SBMPTN dan UMPTKIN yang akan melakukan Pemeriksaan Kesehatan untuk sementara ditunda dan akan dijadwal kembali.
Adapun jadwal pemeriksaan akan di informasikan kembali,” katanya dalam pengumuman itu.

Kemudian, lanjutnya, Calon Maba yang berhak mengikuti tahapan penentuan UKT yang telah mengisi biodata 100% di Aplikasi pendaftaran ulang.

Lalu, Registrasi pendaftaran ulang maba di pmb.uin-alauddin.ac.id diperpanjang sampai tanggal 30 Juni 2021

“Pengiriman pengembalian berkas maba sampai dengan 9 Juli 2021. Berkas dikirm ke bagian akademik rektorat lt. 1 UIN Alauddin Makassar,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button