Percepat Sekolah Tatap Muka: Guru Divaksin, Siswa Dites GeNose

Baaca.id, MAKASSAR– Pemerintah Kota Makassar segera membuka sekolah untuk aktivitas belajar tanpa daring, alias tatap muka.

Salah satu langkah untuk mempercepat itu, Pemkot Makassar, melakukan vaksinasi untuk setiap guru-guru di kota Makassar.

“500 guru yang (telah) kita vaksin,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Andi Khadija Iriani, Kamis (25/3/2021).

Dari 500 guru yang telah divaksinasi, masih ada 7500 guru dan honorer yang bakal divaksinasi. Pemkot Makassar, bakal kembali menggelar vaksinasi untuk guru, untuk mempercepat sekolah tatap muka.

“Lokasi vaksinasi berikutnya, di Tribun Karebosi,” tutur Khadija.

Sementara, untuk para siswa, Khadija bilang, mereka tak akan divaksin. Melainkan dites dengan menggunakan alat pedeteksi covid-19, yaitu, GeNose.

“Kan itu inveksi virus tidak mengenal usia. Tapi ini vaksinasi hanya 18 tahun ke atas,” tuturnya.

“Jadi untuk anak-anak diuji coba dulu di alat pendeteksi (GeNose) diliat berapa persen. Tapi mudah-mudahan tidak ada,” sambungnya.

Khadija mengatakan, vaksinasi tak menyasar para anak-anak. Kususnya, siswa. Sebab imunitas untuk anak-anak masih kuat. Sehingga, sebagai awal mula, vaksinasi diprioritaskan untuk masyarakat yang rentan.

“Berharap, bahwa imunitas anak itu masih kuat, sehingga kebutuhan vaksinasi diutamakan kepada yang rentan terutama lansia dan pekerja2, pelayan publik, dan guru,” tutup Khadija.

Sebagaimana diketahui, GeNose merupakan alat pendeteksi, apakah dalam tubuh seseorang terdapat virus covid-19, atau tidak.

Pemerintah kota Makassar, dalam kepemimpinan Wali Kota, Mohammad Ramdhan Pomanto, memang menggunakan GeNose sebagai alat yang mendukung program pemulihan kota akibat covid-19.

Danny Pomanto, kala itu mengatakan, GeNose bisa digunakan di tempat terdekat. Pemerintahannya, bakal menyiapkan GeNose di setiap RT/RW.

“Nanti alat GeNose ini dibutuhkan untuk melakukan tracing dan testing di seluruh kelurahan, RT-RW di Makassar, untuk mendeteksi warga dan nantinya diketahui treathment yang akan dilakukan pada warga yang terinfeksi sesuai kadar gejalanya,” jelas Danny, pada Februari.

Efrat



Related Articles

Back to top button