Perda Lahir, DPRD Ajak Masyarakat Awasi Peredaran Minol di Makassar

Baaca.id, MAKASSAR – Anggota DPRD Andi Pahlevi mengatakan, peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengawasi peredaran minuman beralkohol. Minol bisa memicu hal-hal negatif jika tak terkendali.

Hal itu diungkapkan Andi Pahlevi saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Pengadaan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol di Hotel Horison, Senin (17/9/2021).

“Kita punya peran untuk mengatahui bagaimana sebenarnya Minol. Sangat banyak kegiatan yang tidak bermanfaat, banyak kegaduhan yang terjadi gara-gara Minol,” ungkapnya.

Politisi Gerindra itu mengatakan, hal-hal yang seperti itu perlu disikapi dan dicermati dengan baik agar bisa terhindar dari bahaya Minol.

“Perda dan isinya ini harus diketahui, supaya kita tahu, Kota Makassar sudah ada Perda tentang Minol. Saya minta memahami. Tidak mungkin kita perbaiki dan atur peredaran minol kalau bukan kita yang awasi,” jelasnya.

“Ini harus ada peran serta dari masyarakat untuk mengawasi peredaran Minol. Saya harap bisa menyosialisasikan bahaya peredaran Minol. Minol bukan barang tabu, maknya kita harus atur dan awasi baik-baik peredarannya. Supaya kita bisa perbaiki,” tandas Anggota Komisi C itu.

Sementara itu, Abdul Hamid selaku narasumber pertama dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Makassaf menjelaskan, pihaknya mempunyai kewenangan untuk mengawasi peredadan Minol.

“Jadi kita di Diperindag, penjual Minol itu diawasi dulu, diberikan izin, diawasi lagi jangan sampai minum di tempat tapi diecer dan dibawa keluar,” katanya.

Ia menjelaskan, Minol sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Ada zat metanol yang bisa menyebabkan orang merasa pusing. Makanya perlu diawasi.

“Pemkot harus bisa mengawasi peredaran minol,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Penindakan Perda Satpol PP Makssar Muflih selaku narasumber kedua menjelaskan, beberapa tahun lalu pihaknya sudah menindak beberapa penjual eceran yang diduga melanggar

“Ada beberapa yang sudah dibawa ke pengadilan, terakhir 2019. Biasanya tidak mempunyai izin menjual Minol,” ungkapnya.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button