PMII Se-Sulsel akan Demo Besar-besaran Tuntut Bupati Bulukumba Ditangkap

Baaca.id, BULUKUMBA – Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Sulawesi Selatan akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di tiap kabupaten/kota hari ini, Senin (21/06/2021).

Demo serentak ini terkait dugaan kasus pemukulan oknum Satpol PP dan ASN terhadap sejumlah kader PMII di Kabupaten Bulukumba beberapa waktu lalu di depan Kantor Bupati Bulukumba, Sulsel.

Diketahui kejadian pemukulan tersebut terjadi saat PMII melakukan demonstrasi dalam rangka menagih janji Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf di 100 hari kerjanya.

Ketua PMII Sulsel, Muhtar Mursalim menyampaikan, instruksi demo serentak terkait kasus pemukulan di Kabupaten Bulukumba merupakan langkah yang tepat melihat kasus tersebut belum menuai hasil.

Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dengan ketua PMII se-Sulsel terkait persiapan demo serentak di kantor polisi tiap kabupaten/kota. Dan memastikan sejumlah cabang akan menindaki instruksi tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan ketua-ketua cabang se-Sulsel melalui via Zoom. Kami sampaikan, agenda tersebut merupakan langkah yang sudah seharusnya kita tempuh melihat tuntutan kader kami di Bulukumba belum juga menemui titik terang,” kata Muhtar Mursalim saat dikonfirmasi, Minggu (20/06/2021).

Menurutnya, instruksi ini turunkan berdasarkan bentuk keprihatinan terhadap tindakan semena-mena yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap kader PMII Bulukumba saat demo menyampaikan aspirasinya.

“Di samping itu kami juga menginstruksikan kepada kader-kader kami yang turun aksi di cabang masing-masing, agar tetap menjaga kondusifitas dengan terlebih dahulu menyurat ke Polres masing-masing. Dan
tetap mengikuti protokol kesehatan karena kita masih dalam suasana Covid,” ucapnya.

Dalam surat instruksi Ketua PMII Sulsel, menuntut pelaku penganiaya dan provokator massa aksi saat demontrasi di depan Kantor Bupati Bulukumba ditangkap.

“Tuntutan: Tangkap dan adili pelaku penganiayaan dan provokator peserta aksi massa PC PMII Bulukumba dalam hal ini Bupati Bulukumba, Oknum Satpol PP dan Oknum ASN,” bunyi tuntutan surat instruksi itu.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan dikonfirmasi soal pengawalan aksi tersebut belum memberikan keterangannya hingga berita ini terbitkan.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button