Polisi Tangkap Seorang Mahasiswa Saat Demo 11 April di Makassar

BAACA.ID, MAKASSAR – Polisi gabungan yang mengawal jalannya aksi di Makassar pada 11 April hari ini, mengamankan seorang mahasiswa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa. Mahasiswa tersebut ditangkap dan diseret oleh aparat, polisi menduga Ia adalah provokator yang masuk ke barisan massa.

Berdasarkan pantauan Baaca.id, kejadian ini bermula saat keos terjadi dari arah kantor DPRD Sulawesi Selatan. Massa yang mencoba masuk dihalau oleh polisi yang menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa pun berhamburan lari ke arah Jalan AP. Pettarani untuk menyelamatkan diri. Dari situ polisi yang sudah berada didalam barisan massa tiba-tiba menarik mahasiswa tersebut hingga mahasiswa itu beberapa kali terjatuh.

“Jangan pak, jangan, tolong kah tolong,” teriak mahasiwa yang belum diketahui identitasnya itu.

Baca Juga : 

Temannya pun berusaha untuk menyelamatkannya dari amukan polisi. Namun usaha tersebut tidak berhasil, Ia tetap ditahan oleh aparat dan dibawa masuk ke kantor DPRD.

Sementara itu, keos yang terjadi sejak 17:00 WITA ini masih berlangsung hingga sekarang. Polisi pun yang memecah barisan sudah mencoba menenangkan namun dibalas lemparan batu dari massa.

“Jangan ada yan melempar. Semua mundur, dan kembali secara baik-baik,” kata Polisi mengunakan pengeras suara.

Akhirnya polisi terus meletuskan gas air mata. Begitu juga massa aksi demonstrasi, masih melakukan perlawanan menggunakan lemparan batu.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button