Proyek IKN dan Pemilu Masuk Prioritas Belanja Nasional 2023

BAACA.ID – Pemerintah bakal mengalokasikan banyak anggaran 2023 untuk 7 program perioritas. Proyek Ibu Kota Baru (IKN) dan Pemilu 2024 masuk dalam prioritas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Katanya pengalokasian ini sebagai bentuk dukungan terhadap tahapan pemilu 2024, pembangunan Ibu Kota Negara, dan pelaksanaan projek-projek utama negara.

“Alokasi pendanaan prioritas nasional tetap diupayakan tetap proposional dengan memperhatikan proyek pembangunan. Penyusunan belanja kementerian/lembaga (K/L) 2023, cenderung atau dioptimalkan untuk penuntasan infrastruktur dan konektivitas sehingga tidak ada proyek-proyek yang terlantar 2024,” katanya secara daring dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat, Kamis (21/4/2022).

Adapun ketujuh program perioritas nasional yaitu pertama memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan. Prioritas kedua, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

Prioritas ketiga, meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, keempat revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, kelima memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Berikutnya prioritas keenam, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan perubahan iklim. Ketujuh yaitu memperkuat stabilitas Polhukam dan transformasi pelayanan publik.

“Untuk masing-masing prioritas nasional, alokasi itu adalah prioritas nasional Rp28,7 triliun, prioritas nasional kedua Rp39,2 triliun, prioritas nasional ketiga dengan penekanan bantuan sosial, pemerataan pendidikan berkualitas, akses dan mutu kesehatan, pendidikan keterampilan dan vokasi senilai Rp223,8 triliun,” sebutnya.

Sementara anggaran untuk prioritas nasional keempat Rp5,6 triliun, prioritas nasional kelima penekanan pada infrastruktur, konektivitas, dan sumber daya air Rp97 triliun, prioritas nasional keenam Rp11 triliun, dan prioritas nasional ketujuh dengan penekanan pemilu sebesar Rp 62 triliun.

Lebih lanjut Ia menjelaskan alokasi prioritas nasional tersebut hanya bersifat sementara, belum mencakup belanja kementerian/lembaga.

Sementara untuk pembangunan IKN Nusantara pada 2023, disiapkan anggaran yang difokuskan kepada pembangunan jalan, terutama jalan utama serta jalan tol. Termasuk jalan logistik.

“Infrastruktur dasar pemukiman air minum, pengolahan limbah dan sampah, penyiapan lahan, pembangunan gedung pemerintahan dan penyediaan perumahan, infrastruktur sumber daya air, infrastruktur pertahanan dan keamanan, konservasi dan restorasi hutan, penunjang kegiatan masyarakat, dan fasilitas masyarakat dan aset lingkungan,” ujarnya.

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button