Retak, Jembatan Trans Sulawesi di Palopo Ditutup Warga

Baaca.id, PALOPO — Jembatan Miring yang terletak di Kelurahan Jaya, Kecamatan Tellu Wanua, Kota Palopo, mengalami keretakan. Warga pun menutup jembatan yang menjadi batas Kota Palopo dan Kabupaten Luwu ini.

Menurut informasi yang didapat, retaknya ujung jalan jembatan ini terjadi sekira pukul 22.00 Wita Sabtu (30/10/2021). Aspal jembatan retak akibat tergerus derasnya air sungai akibat hujan yang mengguyur daerah itu beberapa hari terakhir.

Guna menghindari hal-hal tidak diinginkan, jalan satu-satunya yang menghubungkan Kota Palopo dan Luwu serta Luwu Utara ini ditutup sementara.

Untuk mengurai kemacetan dan penumpukan kendaraan, polisi mengalihkan arus lalu lintas ke Poris Salutete. Namun, rute ini hanya bisa dilalui minibus dan sepeda motor. Adapun truk dan bus, dilarang melintas mengingat rute alternatif tersebut sempit dan terdapat jembatan kecil yang tidak bisa dilalui kendaraan berat.

Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kota Palopo, Makmur mengaku belum bisa memastikan berapa lama jembatan ini ditutup. “Tapi, demi menghindari jatuhnya korban jiwa, sebaiknya pilih jalur alternatif saja. Ini sangat berbahaya,” kata Makmur, Minggu (31/10/2021).

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak mengaku sudah berkoordinasi dengan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Syukur kepada Andi Sudirman menurunkan tim dari balai besar jalan dan jembatan, untuk perbaikan jembatan dan solusi jangka pendek.

“Timnya dalam perjalanan dari Makassar. Semoga ada solusi jangka pendek untuk jembatan ini. Karena ini akses utama antar provinsi dan berbatasan langsung dengan Kota Palopo-Luwu,” kata Syukur Bijak.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammad Ali, meminta pengendara untuk segera memutar arah dan mengatur arus lalu lintas, agar tidak terjadi kemacetan parah.

“Kita alihkan ke Salutete, tapi truk dan bus masih kita larang. Kita prioritaskan kendaraan kecil,” kata Muhammad Ali. (#)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button