Belajar dari Lagu Milik Raja Dangdut Rhoma Irama Perjuangan dan Doa

Lirik Lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa

Berakit-rakit ke hulu berenang ke tepian

Bekerjalah dahulu, berjuanglah dahulu

Baru kemudian bersenang-senang

 

Pahit rasanya empedu manis rasanya gula

Sakit-sakit dahulu, susah-susah dahulu

Baru kemudian berbahagia

 

Berjuang (berjuang)

Berjuang sekuat tenaga

Tetapi jangan lupa

Perjuangan harus pula disertai doa

Rintangan (rintangan)

Rintangan sudah pasti ada

Hadapilah semua dengan tabah

Juga dengan kebesaran jiwa

Baaca.id — Itulah lirik lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa yang dinyanyikan oleh sang raja dangdut, di bawah aransemen grup musik Soneta. Lagu ini dirilis pada era tahun 70an, ketika Rhoma Irama muda sedang menikmati masa jayanya dalam belantika musik dangdut Indonesia.

Lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa menyiratkan beberapa pesan unik, yang dapat kita petik sebagai pedoman dalam hidup kita sehari-hari. Salah satunya memberikan saran, bahwa untuk meraih kesuksesan itu membutuhkan perjuangan yang sangat berat. Selain itu juga harus disertai dengan doa.

Tanpa salah satu dari keduanya, tentu saja akan sulit untuk mencapai apa yang kita inginkan.

Diangkat Menjadi Cerita Layar Lebar

Fenomenalnya lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa pada saat itu, menarik perhatian Produser kondang Benny Muharam, untuk mengangkat judul lagu ini menjadi judul film layar lebar, yang dibintangi sendiri oleh sang raja dangdut Rhoma Irama.

Film ini akhirnya resmi dirilis ke publik pada tahun 1980. Para pemain yang membintangi film ini antara lain Rika Rachim, W.D. Muchtar, Citra Dewi, Soultan Saladin, H. Alwi, Junaidi Antos, Udin Labu, Oteng Lee Priyadi, Evie Susanto, Al-Ustad Anwar Sanusi, para penain Soneta Group, Debby Rhoma Irama, dan tentu saja Rhoma Irama sendiri sebagai pemeran utamanya.

Film ini mengkisahkan perjuangan Rhoma Irama beserta grup musiknya, Soneta, untuk menyebarluaskan dakwah, melalui karya-karya musik yang mereka hasilkan. Salah satunya adalah lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa.

Namun, niat mulia yang mereka usung, justru mendapat tentangan dari berbagai pihak. Mereka dituduh mengkomersialisasikan agama, demi kepentingan duniawi.

Baca Juga:

Tak disangka, Rhoma Irama dan grup musiknya bukannya ciut atau menyerah, namun mereka justru memilih untuk menginsyafkan teman-teman seprofesinya, yang tak pernah lepas dari mabuk-mabukan serta bermain-main dengan perempuan.

Suatu malam, Rhoma bertandang ke rumah Lela, calon istrinya. Namun kedatangan Rhoma langsung dihadang oleh berandalan yang sudah mengancamnya sejak lama, karena mereka tidak suka jika Rhoma berpacaran dengan Lela.

Tidak hanya itu, ia juga berhasil menyadarkan calon mertuanya, yang telah diperalat akibat konsumsi minum-minuman keras, sehingga nyaris memperkosa anak gadisnya sendiri, Lela (Rika Rachim).

Bahkan, Rhoma Irama juga berhasil meyakinkan para penentang dari perguruan Al Muthainah, bahwa musik juga bisa digunakan sebagai sarana dakwah.

Terhitung ada lebih dari 7 judul lagu dangdut bergenre dakwah, yang telah dinyanyikan Rhoma Irama dalam film ini. Termasuk salah satunya lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa.

Kisah perjuangan Rhoma Irama di film ini, sangat mirip dengan lirik lagunya, yang menggambarkan bahwa hidup itu sama sekali tidak mudah, dan butuh perjuangan serta doa yang konsisten, untuk bisa mencapai apa yang kita inginkan.

Lagu Rhoma Irama Perjuangan dan Doa hanyalah satu dari sekian banyak karya legendaris, yang telah dihasilkan oleh sang raja Dangdut.

Hampir semua karya milik Rhoma Irama masih menjadi hits di berbagai lintas jaman, hingga saat ini. Banyak karya dari Rhoma juga dijadikan materi untuk mempelajari lagu dangdut, bagi para generasi muda.

Tanpa diragukan lagi, Rhoma Irama dinobatkan secara tidak langsung menjadi “Raja dangdut”, dan juga legenda musik dangdut Indonesia, yang masih terus eksis sampai saat ini, dengan misi yang sama seperti tahun 70an lalu, ya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button