Rippar Bakal Topang Pengembangan Pariwisata Bantaeng

Baaca.id, BANTAENG – Pengembangan pariwisata terus diupayakan Pemkab Bantaeng. Seperti yang dibahas dalam seminar Rencana Induk Perencanaan Pariwisata (Rippar), Kamis (2/9/2021).

Di seminar yang juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, budayawan dan pemerhati wisata itu, Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Muhammad Arifin mengatakan, Rippar ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk Ranperda.

Berdasarkan Rippar ini, maka komunikasi untuk penguatan wisata Bantaeng ke pemerintah pusat akan semakin mudah. “Rippar ini menjadi dasar untuk pengembangan wisata melalui pemerintah pusat,” kata Arifin.

Dia menambahkan, Poltekpar Makassar juga telah melakukan berbagai upaya untuk pengembangan wisata di Bantaeng. Disebutkan pula ada beberapa desa yang saat ini menjadi pendampingan wisata desa oleh Poltekpar.

“Kami juga akan melakukan pertemuan dengan beberapa guru terkait dengan pendidikan vokasi,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menuturkan, Rippar adalah salah satu yang paling mendasar di kepariwistaan. Hal ini ada pada aspek perencanaan.

“Dukungan dokumen perencanaan ini penting karena di dalamnya ada kesepakatan dan kesepahaman dengan melalui pendekatan akademik,” jelas dia.

Ilham berharap Rippar ini menjadi salah satu dasar pembangunan wisata di Bantaeng. Melalui seminar ini diharapkan ada masukan untuk pengembangan wisata di Bantaeng.

“Seminar ini tentu kita berharap masukan semua pihak. Sehingga pembangunan kepariwisataan memiliki dasar yang kuat bagi kita semua,” kata dia.

Bersamaan seminar tersebut, Dinas Pariwisata Bantaeng juga memperkenalkan aplikasi bernama Bantaeng Tourist Information Centre (BTIC).

Beragam informasi kepariwisataan disajikan melalui aplikasi berbasis android yang tersedia juga di Playstore itu. Mulai dari akomodasi perhotelan dan banyak destinasi wisata di Bantaeng. Ditambahkan pula dengan informasi pendukung lainnya seperti pusat kuliner, rumah sakit dan lainnya.

Kepala Dispar Bantaeng, Harmoni memaparkan, melalui aplikasi ini, wisatawan dapat merencanakan kunjungan dan melakukan eksplorasi wisata secara virtual. Sehingga, wisatawan dapat menikmati dengan kunjungan wisata secara berkualitas di Bantaeng.

“Aplikasi ini sepenuhnya dikontrol melalui gedung Tourism Information Centre yang ada di Pantai Seruni,” jelas dia. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button