Ronald Koeman Makin di Ujung Tanduk

Baaca.id, BARCELONA – Bak telur di ujung tanduk, demikian posisi Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona. Pria Belanda itu kemungkinan besar semakin dekat ke pintu keluar Camp Nou.

Kondisi tersebut semakin keruh lantaran Koeman baru saja dikena sanksi larangan memimpin dua laga. Usai melakukan protes yang dianggap terlalu berlebihan saat pertandingan lawan Cadiz.

Keputusan tersebut dikeluarkan komite kompetisi La Liga pada Jumat (24/9/2021) waktu setempat. Artinya, Koeman tak akan memimpin Barcelona pada pertandingan melawan Levante dan Atletico Madrid.

Presiden Barcelona, Joan Laporta belum mengambil keputusan drastis soal nasib Ronald Koeman. Pelatih asal Belanda itu juga kini baru saja kena sanksi dilarang

Bahkan dikabarkan sport.es, manajemen Barcelona melakukan kontak dengan Roberto Martinez. Kendati kabarnya belum membahas soal negosiasi.

Spekulasi Martinez kian dekat untuk masuk ke Camp Nou muncul dengan beredarnya kabar bahwa ia menyampaikan kepada Federasi Sepak Bola Belgia kemungkinan dirinya tak lagi melatih Belgia.

Soal isu akan menggantikan Koeman di kursi pelatih Barcelona, Martinez menyiratkan bahwa itu masih isu. “Benar-benar tidak ada yang dapat saya komentari,” kata dia.

Selain Roberto Martinez, Barcelona juga mempertimbangkan eks penggawanya, Xavi Hernandez. Kendati Xavi masih terikat kontrak dengan Qatar pada 2022, besar kemungkinan ia bergabung setelah 10 Oktober, setelah final four Nations League dimainkan.

Laporta memang belum mengambil keputusan final soal nasib Koeman. Tiga laga ke depan menjadi penentu kelanjutan dia menduduki kursi pelatih Barcelona.

Levante, Benfica dan Atletico Madrid merupakan tiga laga lanjutan LaLiga 2021-2022 yang akan dilakoni Barcelona.

Sebelumnya, Ronald Koeman protes dengan mempertanyakan keputusan wasit yang mengganjar kartu kuning buat Sergio Busquets saat laga kontra Cadiz, Jumat (24/9/2021), dini hari WIB.

Ia pun heran, protesnya lantaran pada laga di kandang Cadiz, Stadion Nuevo Mirandilla tersebut Busquets mendapat kartu hanya karena membuang bola kedua yang masuk ke lapangan berbuah kartu merah buat dirinya.

“Di negara ini, mereka mengusir tanpa perlu alasan. Anda harus menganalisa apa yang telah dilakukan oleh tim, termasuk sikap dan dedikasi mereka,” ungkap Koeman, dikutip dari Football Espana, Jumat (24/9/2021). (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button