RUU TPKS Diresmikan DPR RI Jadi Undang-Undang

BAACA.ID, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) meresmikan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang. Hal ini diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR ke-19 masa sidang IV tahun sidang 2021-2022, Selasa (12/4).

“Apakah RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual disahkan menjadi undang-undang?” kata Ketua DPR Puan Maharani yang dijawab setuju oleh peserta rapat.

RUU TPKS ini disahkan seminggu setelah RUU disepakati delapan dari sembilan fraksi pada Rapat Pleno pengambilan keputusan tingkat satu di Badan Legislasi (Beleg) DPR, Rabu (6/4) lalu.

Anggota DPR RI yang datang dalam pengesahan ini yaitu 311 anggota dewan, terbagi dalam 51 orang hadir secara fisik dan 225 orang hadir secara virtual. Serta, sebanyak 51 orang tak hadir izin.

Berdasarkan jumlah tersebut pimpinan sidang mengatakan Rapat Paripurna ke-19 telah memenuhi kuota forum (kuorum). Sehingga bisa memutuskan RUU TPKS tersebut.

Baca Juga :

Polisi Amankan Lima Pelajar Karena Ikut Demo

Berikut Fakta-fakta Terbaru Seputar Demo Mahasiswa 11 April

Sebelumnya, Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU TPKS, Willy Aditya menargetkan RUU TPKS bisa disahkan di Sidang Paripurna penutupan masa sidang dua 2022, 14 April mendatang atau sebelum masa reses anggota dewan.

“Disahkannya menjadi Undang-Undang hari ini, jadwal pengesahan RUU TPKS lebih cepat dua hari dari target Panja,” ujarnya.

Sementara itu, untuk diketahui RUU TPKS memasukkan sembilan jenis kekerasan seksual yang bisa dijerat pidana. Dari jumlah itu beberapa di antaranya merupakan jenis kekerasan seksual yang marak beberapa waktu terakhir di internet atau media sosial, salah satunya kekerasan seksual berbasis elektronik (KSBE) yang diatur dalam pasal 14.

RUU TPKS juga memasukkan tiga poin usulan masyarakat. Selain KSBE, dua sisanya yakni victim trust fund atau restitusi untuk korban, dan kaum disabilitas.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button