Sabar! Pemerintah Masih Bahas Teknis Umrah

Baaca.id, JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi sudah membuka kembali pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah dari Indonesia. Namun, calon jemaah harus sudah divaksin dan memiliki sertifikat vaksin.

Terkait hal ini, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemerintah masih membahas prosedur umrah dan vaksinasi Covid-19 terkait persyaratan dari Arab Saudi bagi calon jemaah asal Indonesia.

“Akan ada persiapan teknis, baik terkait prosedur umrah, vaksinasi dan karantina,” kata Nadia, Selasa (12/10/2021).

Nadia menuturkan, hal terkait prosedur dan pemenuhan persyaratan untuk umrah tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. Dia mengatakan, akan dilakukan pembahasan teknis akhir antara Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri dan Kemkes.

“Kita tunggu pembahasan teknis finalnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi melalui nota diplomatik Kedutaan Besar di Jakarta menyatakan bahwa pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah dari Indonesia kembali dibuka.

Di dalam nota diplomatik tersebut, juga disebutkan bahwa kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jemaah.

Calon jemaah penerima vaksin Sinovac dan Sinopharm wajib melakukan booster atau vaksinasi ketiga dengan menggunakan salah satu dari empat jenis vaksin yang saat ini disetujui Pemerintah Arab Saudi.

Empat jenis vaksin tersebut adalah Oxford-AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson, dan Moderna. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button