Ketahui Lebih Dalam, Sakit Bawah Perut Sebelah Kiri

Baaca.id — Pernahkah Anda merasakan sakit perut pada bagian bawah sebelah kiri? Sakit bawah perut sebelah kiri biasanya sangat berhubungan dengan masalah pencernaan.

Selain itu, rasa sakit di sisi kiri perut pada wanita juga bisa terjadi karena adanya masalah dengan organ reproduksi, saluran kemih, masalah kulit, bahkan pembulu darah.

Penyebab terjadinya sakit bawah perut sebelah kiri tidak perlu dikhawatirkan, namun tidak bisa diabaikan. Sebab nyeri pada perut kiri bawah mungkin jinak seperti nyeri gas.

Baca Juga: Sakit Perut Sebelah Kiri Tengah? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Orang yang mengalami nyeri secara terus menerus atau kronis pada bagian perut bawah harus mencari pertolongan medis.

Sisi kiri bawah perut adalah rumah bagian terakhir usus besar Anda dan untuk wanita adalah ovarium kiri, nyeri ringan di area ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan dan dapat hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua hati.

Sakit perut pasti akan mengganggu kegiatan Anda sehari-hari. Banyak organ pada area ini, membuat lokasi sakit perut dapat digambarkan dengan kondisi yang berbeda.

Pada sakit bawah perut sebelah terdapat banyak berbagai macam penyakit yang bisa menjadi penyebabnya.

Penyebab Sakit Bawah Perut Sebelah Kiri

Dari nyeri haid sampai radang usus yang menjadikan penyebab sakit bawah perut sebelah kiri bawah sehingga harus segera dilakukan penanganan yang tepat dan efektif.

Berikut ini beberapa penyakit sakit bawah perut sebelah kiri bawah yang harus Anda ketahui dan waspadai.

1. Diverkulitis (Radang Kantung Usus Besar)

Penyakit ini disebabkan oleh peradangan yang menyerang pada usus besar, umumnya penyakit ini sering terjadi pada bagian perut sebelah kiri bawah. gejala lain yang tumbul diverkulitis adalah demam, mual, muntah dan perus terasa lebih lunak.

2. Hernia

Hernia sering kali muncul saat organ atau bagian tubuh yang lainnya, hal ini menyebabkan terjadinya benjolan pada bagian tengah perut atau bagian bawah dekat dengan pangkal paha.

Gejala yang harus Anda kenali antara lain adalah rasa nyeri saat mengangkat beban yang berat, terdapat benjolan yang ukurannya semakin bertambah dan kembung.

3. Nyeri Haid (Dismenore)

Untuk Anda yang sering mengalami penyakit maag pada umumnya akan muncul di perut bagian atas.

Namun sakit perut sebelah kiri bawah juga dapat menjadi tanda kambuhnya penyakit tersebut. gejala maag yang sering kali muncul antara lain kembung disertai rasa panas pada perut.

4. Batu Ginjal

Penyakit ini sering terjadi pada perut sebelah kiri bawah yang sering timbul karena adanya gangguan pada sistem urinaria atau sistem kemih pada tubuh.

Jika rasa nyeri tersebut timbul menjalar dari punggung turun sampai ke pangkal paha, maka batu ginjal dapat dilihat sebagai kemungkinan penyebabnya.

Batu ginjal juga akan terasa disaat buang air kecil, muat atau muntah, terdapat pada urine dan terjadi gejala demam.

Baca Juga: Rekomendasi Dokter Anak di Makassar

5. Gas di Saluran Pencernaan

Saat Anda makan tidak jarang ada gas yang menjadi terjebak disaluran pencernaan, akibat udara yang tidak sengaja ikut tertelan, bisa juga proses pencernaan yang alami.

Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada perut, sehingga gas tersebut keluar melalui sistem pencernaan.

6. Konstipasi

Penyakit ini biasanya terjadi saat buang air besar, yang menjadi penyebab timbulnya rasa sakit perut pada sebelah kiri bawah. Namun pada umumnya konstipasi disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya olahraga.

Sakit pada perut bagian kiri bawah pada umumnya bukan kondisi yang berbahaya. Namun, Anda harus tetap waspada terhadap nyeri yang Anda rasakan.

Sebab kalau tidak segera diatasi, kondisi ini dapat bertambah parah. Maka segera konsultasikan keluhan Anda pada dokter, apabila rasa sakit tersebut tidak kunjung reda.

Jadi mulai dari sekarang jangan sepelekan sakit bawah perut sebelah kiri. Segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit apabila gejalanya semakin memburuk. Segera lakukan penanganan sejak awal dengan proses pengobatan yang wajib dilakukan.

Related Articles

Back to top button