Satpol PP Makassar Gelar Operasi Zero, Tertibkan Anjal dan Gepeng

Baaca.id, MAKASSAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menargetkan akhir tahun ini Kota Makassar bersih dari anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng). Satpol akan melakukan operasi di 14 kecamatan.

Plt Kepala Satpol PP Makassar, Iqbal Asnan mengatakan, sebanyak 231 anak anjal)l dan gepeng telah terjaring sejak 21 September.

“Kita target akhir tahun, dari pagi sampai sore sudah zero anjal gepeng. Terakhir itu ada 231 yang terjaring,” terangnya Sabtu (23/10/2021).

Ia mengemukakan, operasi dimulai di Kecamatan Ujungpandang. Lalu menyusul Mariso.

“Setelah Ujungpandang zero kita pindah lagi di Kecamatan Mariso. Dari situ ke Mamajang kemudian Makassar. Biringkanaya terakhir,” tambahnya.

Khusus di Kecamatan Ujungpandang, kata Iqbal sudah Zero dari anjal dan gepeng.

“Kecamatan Ujungpandang itu lima hari sudah zero terus sampai sekarang. Sisa kecamatan Biringkanaya dan Bontoala yang belum zero ini,” katanya.

Iqbal mengatakan, berdasarkan hasil operasi zero yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, camat dan lurah serta Bhabinkamtibmas, anjal dan gepeng di 14 wilayah kecamatan Kota Makassar sudah mengalami penurunan populasi.

“Selama operasi ini sangat menurun signifikan sekali dari satu kecamatan minimal ada 10 gepeng sekarang paling banyak 1-2 orang saja yang ada. Ini artinya program Operasi Zero ini berhasil menekan signifikan populasi anjal dan gepeng yang ada di jalanan,” ujarnya.

Untuk sumber penggunaan dana selama Operasi Zero, anjal dan gepeng dilakukan berasal dari anggaran masing-masing satpol PP, dinsos dan per kecamatan.

“Saat ini kota masih menggunakan sumber dana dari masing-masing. Yaitu sumberdaya dari satpol PP, sumberdaya dari kecamatan. Anggaranya masih ada di dinas sosial. Kami hanya mengsupport tenaga, pikiran dan teknis penertibannya,” katanya.

“Bahan bakar mobil jaga kota di tiap kecamatan masih ditanggung masing-masing camat kemudian operasional para bhabinkamtibmas terkait pengawasan setiap titik masih dia sendiri dan operasional satpol PP masih belum bisa dicover,” lanjut Iqbal.

Ia meminta, dinsos melakukan penaksinar anggaran untuk melakukan Operasi Zero agar dapat meng-cover seluruh kebutukan operasional anggota dalam bertugas.

“Kalau diizinkan, kalau mau zero Kota Makassar dinsos melakukan desain penganggaran agar kita bisa menuntaskan ini. karena kita rencanakan akhir tahun Makassar sudah zero dari anjal dan gepeng pagi hingga sore,” tutupnya.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button